"A thousand may fall at your side,
And ten thousand at your right hand;
But it shall not come near you. " (Psalm 91:7)

Friday, June 3, 2016

Menuju Tatanan Dunia Baru - Film part 6


Banyak film memiliki kesamaan dengan berbagai kejadian yang akan terjadi di akhir jaman seperti yang dicatat Alkitab, entah disengaja atau tidak. Dari pesan-pesan terselubung yang dapat kita pelajari, beberapa film memang dibuat untuk menggambarkan tentang apa yang akan terjadi, beberapa film lagi dengan sengaja dibuat untuk mengkondisikan keadaan untuk terjadi sesuai dengan apa yang ditampilkan dalam film. Semua itu intinya untuk mengiring manusia memasuki masa pemeritahan Antikris di akhir jaman atau yang mereka sebut sebagai Tatanan Dunia Baru, yaitu masa yang Alkitab menyebut sebagai masa kesukaran besar atau Babel Besar.

Ada yang menarik dari film-film bencana yang dibuat oleh Hollywood adalah bahwa mereka juga menciptakan film bencana yang berkisah tentang kehancuran negara mereka sendiri yaitu Amerika Serikat (AS). Perhatikan poster dan cuplikan film-film dibawah ini... 



Film-film tersebut bertemakan tentang kehancuran negara adidaya AS.

Dengan teknik komputer (CGI) yang begitu canggih, beberapa film Hollywood menggambarkan kehancuran simbol-simbol negara AS dengan begitu nyata, seperti kehancuran White House (tempat kediaman dan kantor presiden AS), patung Liberty, gedung Empire State, jembatan Brooklyn, kota New York dan kota-kota besar AS lainnya. Sumber kehancuran pun bervariatif, mulai dari bencana alam, serangan teroris, perang nuklir, makhluk asing, zombie hingga kehadiran UFO/alien yang tidak bersahabat. Sekalipun kehancuran terkadang terjadi secara global, namun kehancuran simbol-simbol AS sering digambar-kan lebih utama dari kehancuran simbol-simbol negara lain.

Mengapa para elit di belakang layar perfilman AS senang membuat tema-tema film tentang kehancuran negaranya sendiri? Jawabannya adalah karena orang-orang dibalik layar perfilman AS kebanyakan adalah orang-orang penting Tatanan Dunia Baru, yaitu para Iluminatus yang bertugas untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru. Saat melihat film-film tentang kehancuran AS, sebenarnya kita sedang melihat agenda terselubung dari para elit Tatanan Dunia Baru yang sekarang mengendali-kan berbagai negara di dunia, termasuk negara AS dan dunia perfilman (Hollywood). Ini adalah kampanye terselubung mereka bahwa AS memang akan dihancurkan, atau paling tidak akan hancur dengan sendirinya, baik oleh bencana alam, aksi terorisme, bencana nuklir bahkan faktor-faktor intern seperti krisis ekonomi, utang yang menumpuk hingga oleh lembaga-lembaga AS sendiri.


Prediksi serangan 9-11
Film telah diciptakan dan dirilis sebagai manipulasi psikologis untuk memupuk pikiran para penontonnya menerima agenda tertentu yang diperkenalkan secara terselubung. Film-film bencana, terutama bencana yang menghancurkan AS, adalah agenda terselubung Tatanan Dunia Baru melalui para elit Illuminati. Sekarang yang menjadi satu pertanyaan lagi adalah: Apakah mungkin sebuah film dapat memprediksi apa yang akan terjadi di masa yang akan datang? Sebenarnya tidak, namun beberapa film mengandung pesan-pesan terselubung para elit pembuatnya untuk apa yang akan mereka lalukan, sekalipun terkadang hanya dianggap sebagai teori konspirasi. Perhatikan cuplikan film-film di bawah ini... Film-film tersebut adalah film-film yang dirilis sebelum tahun 2001. 

Sebenarnya apa yang terjadi di tahun 2001?



Suatu pagi di tanggal 11 September 2001, tepatnya di kota New York - AS, 19 pembajak mengambil alih empat pesawat komersial AS. Tidak seperti kebanyakan pembajak pesawat, mereka tidak meminta tebusan atau tawaran pertukaran tawanan politik, bahkan mereka sama sekali tidak melakukan kontak/komunikasi dengan pihak manapun. Tanpa banyak basa-basi para pembajak masing-masing langsung mengambil alih ruang kemudi pesawat dimana dua diantaranya kemudian diterbangkan ke kota New York untuk kemudian langsung ditabrakkan ke menara kembar World Trade Center (WTC), satu lagi diterbangkan ke Pentagon (gedung Departemen Pertahanan AS) dan menabrakkan pesawatnya ke gedung tersebut. Sedangkan pesawat terakhir diduga hendak ditabrakkan ke gedung putih, namun karena para penumpang melakukan perlawanan terhadap para pembajak sehingga mengakibatkan pesawat jatuh di lapang kosong di Shanksville, Penssylvania.
Kejadian memilukan tersebut membuat seluruh dunia tersentak, bagaimana tidak, selain menewaskan tiga ribuan orang, serangan bunuh diri tersebut telah meruntuhkan menara kembar WTC yang merupakan pusat perdagangan, salah satu menara tertinggi dan merupakan icon kota New York juga AS sendiri. Belum lagi masyarakat dunia masih bertanya-tanya bagaimana mungkin sebuah pesawat dapat menembus pertahanan dari Pentagon yang disebut-sebut sebagai salah satu gedung dengan tingkat keamanan tertinggi.

Oleh karena peristiwanya terjadi pada tanggal 11 bulan 9 (September) tahun 2001, maka serangan ini kemudian dikenal dengan sebutan “9/11 Attacks” atau “serangan 9-11”. Sekalipun istilah 9-11 dibuat berdasarkan kejadian serangan 11 September tahun 2001, namun istilah 9-11 ternyata ada di beberapa film Hollywood jauh sebelum tahun 2001.

Perhatikan cuplikan-cuplikan film ini :



Beberapa film memiliki pesan-pesan terselubung simbol “9-11”, seperti film Terminator 2, “Judgement Day” (1991), saat Terminator dan John Connor menaiki motor melintasi terowongan kanal air, mereka berpapasan dengan sebuah terowongan yang ketinggiannya 9 feet 11 inch (9’-11”) sehingga di atas terowongan tersebut tertulis Caution 9’-11” (gambar 3), ini bukan peringatan biasa, namun sebenarnya merupakan pesan terselubung yang artinya “peringatan! 9-11”. Demikian juga dengan film Johnny Bravo, episode “Chain Gang Johnny” (gambar 8), di situ terlihat gambar gedung tinggi terbakar dengan tulisan “coming soon”, apakah itu sebuah kebetulan belaka?
Cuplikan-cuplikan tersebut hanya sebagian dari yang dapat di muat, banyak film dunia sebelum tahun 2001 mengandung simbol-simbol 9-11, seperti jarum jam yang menunjuk angka 9 dan 11, jam digital yang menunjukkan 9:11, atau cuplikan film yang menggambarkan terbakarnya gedung WTC dan Pentagon, bahkan kehancuran WTC (gambar 7) dan Pentagon (gambar 15) oleh karena ditabrak pesawat komersil. Sekalipun oleh sebagian orang cuplikan-cuplikan film tersebut dianggap sebagai suatu kebetulan dan teori konspirasi belaka, namun dari begitu banyak kebetulan yang terjadi maka kata “kebetulan” sulit untuk diterima.
Beberapa film sangat akurat memprediksi kejadian serangan 9-11, yang menjadi pertanyaan adalah: dari mana para pembuat film bisa tahu persis bahwa menara kembar WTC dan Pentagon akan diserang dan hancur?

Kartu Permainan Illuminati

Pada tahun 1995 seorang Illuminatus bernama Steve Jackson membuat sebuah permainan kartu bernama “Illuminati, The Game of Conspiracy”. Permainan ini terinspirasi oleh permainan pendahulunya trilogi “The Illuminatus!” karya Robert Anton Wilson and Robert Shea. Sebenarnya kartu permainan ini tidak begitu menarik dan terkenal seperti halnya permainan Monopoli atau permainan Dungeons & Dragons, namun setelah peristiwa serangan WTC 11 September 2001 (serangan 9-11), kartu ini mengalami lonjakan pembelian. Pasalnya peristiwa serangan 9-11 ternyata telah diramalkan/diprediksi oleh kartu permainan ini. Selanjutnya kartu permainan Illuminati menjadi bahan perbincangan di AS, dan setelah diteliti ternyata hampir semua isi kartu menggambar-kan berbagai isu dan peristiwa yang terjadi di AS dan di seluruh dunia.




Setelah prediksi Jackson terhadap tragedi 9-11 menjadi kenyataan, akhirnya banyak orang mulai menyelidiki tiap lembar dari kartu permainan Illuminati. Dari kartu-kartu yang diciptakan Jackson, kebanyakan gambarnya berisi tentang isu-isu politik biasa yang tengah berkembang di masyarakat, namun yang mengherankan adalah beberapa kartu diantaranya berisi berbagai teori konspirasi dan berbagai rancangan para anggota Illuminati dalam rangka mendirikan Tatanan Dunia Baru. Jika diteliti, beberapa kartu dapat dikatakan seumpama “buku agenda kerja”-nya para anggota Illuminati. Agenda ini menyimpan “daftar apa yang sudah, akan dan harus dilakukan” (to do list) oleh para anggota Illuminati untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru.  Perhatikan beberapa kartu yang permainan Illuminati di bawah ini... 




Melalui kartu ini kita dapat mengetahui bahwa untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru (New World Order) mereka menciptakan krisis energi (gambar 1), monopoli sumber-sumber energi, pembatasan energi dsb; Mencekoki anak-anak dengan tayangan televisi dimana pada saat-saat prime time (disini pada film-film kartun Sabtu pagi) mereka sisipkan berbagai iklan konsumtif, sehingga saat hari Minggu-nya anak-anak tahu harus kemana dan membeli apa untuk menghabiskan uang orang tuanya (gambar 2). Melalui TV, anak-anak dibentuk untuk generasi konsumtif dan boros; Berbagai stasiun TV dengan bebasnya menayangkan penyingkapan kasus-kasus yang terjadi di kalangan pemerintahan seperti korupsi dan skandal (gambar 3), ini bertujuan untuk melemahkan kepercayaan masyarakat pada setiap pemerintahannya sehingga memudahkan datangnya Antikris yang dapat menyelesaikan berbagai kasus/kesulitan negara-negara di dunia;

Mereka juga mempersiapkan Perang Dunia ke-3 (gambar 4). Dan yang paling mengherankan ternyata Illuminati dengan ilmu-ilmu sihir mereka, sedang mempersiapkan makhluk-makhluk jahat yang dikeluarkan dalam bentuk nyata (visibel) memenuhi seluruh dunia (gambar 5), seperti yang diperingatkan Alkitab melalui Wahyu 9:1-6 bahwa di hari-hari terakhir setan-setan yang mengerikan akan dilepaskan dari jurang maut dan diperkenankan menyiksa manusia selama 5 bulan lamanya.

Jika kita melihat gambar-gambar di atas, ternyata film Hollywood banyak memiliki kesamaan tema dengan kartu-kartu Illuminati. Dari sini kita dapat menarik benang merah, dan mengambil kesimpulan: Para pembuat film memang kebanyakan adalah para elit/anggota Illuminati, jadi kartu permainan Illuminati dan film-film saling berkaitan, sebab mereka bersumber pada orang-orang dan kekuatan yang sama, yaitu orang-orang yang memiliki tanggung jawab untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru. Jika kita melihat film-film dunia, maka kita sedang melihat agendanya Illuminati. Sebagian film adalah prediksi, rencana dan maksud-masud Illuminati. Waspadalah!


Gambaran kehancuran gedung kembar WTC di kartu permainan Illuminati sangat mirip dengan peristiwa kehancuran WTC di kejadian yang sesungguhnya.

Illuminati (sebenarnya iblis) menguasai berbagai aspek kehidupan umat manusia jauh lebih besar dari yang kira, iblis menguasai bumi ini (Yoh 12:31; 16:11, Luk 4:6), melalui para pengikutnya yaitu para Iluminatus, iblis mengontrol media, pemerintahan, peradilan hingga keuangan. Mereka mengontrol dunia musik (gambar 6), film-film kartun (gambar 7), media (gambar 8), TV (gambar 9) bahkan menguasai industri film/Hollywood (gambar 10).




Kartu permainan Illuminati adalah gambaran dari organisasi Illuminati yang sesungguhnya, banyak tema film dan gambar-gambar di kartu permainan Illuminati memiliki banyak kesamaan. Ini semakin menguatkan keberadaan elit Illuminati di berbagai judul film dan kejadian-kejadian dunia yang telah, sedang ataupun yang akan terjadi. Industri film banyak membawa agenda Tatanan Dunia Baru. Banyak film sebenarnya sedang membentuk pola pikir manusia untuk memasuki, setuju, dan menjadi bagian dari Tatanan Dunia Baru.

Kita tidak akan membahas banyak tentang kartu permainan Illuminati, sebab kartu ini dibuat berdasarkan prediksi (ramalan) melalui kuasa-kuasa kegelapan, kita tidak perlu menyelidiki lebih lagi tentang kartu-kartu ini atau tentang Illuminati, tapi pelajarilah Alkitab, penuhilah diri kita dengan Roh Kudus sehingga kita akan mengerti lebih banyak tentang berbagai peristiwa akhir jaman dan informasi yang benar tentang masa depan sesuai Alkitab melalui tuntunan Roh Kudus. 

Kartu permainan Illuminati dan beberapa tema film tentang prediksi atau ramalan berbagai kejadian di dunia ini (termasuk serangan 9-11) adalah bagian dari rencana iblis melalui para Illuminatus untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru. Mereka seumpama dua orang pemain catur yang sedang duduk dan memainkan setiap biji catur, yaitu kejadian-kejadian di dunia, di atas papan catur, yaitu dunia ini. Mereka mengatur strategi,  mengorbankan beberapa pion dan menyingkir-kan apapun yang menghalangi untuk maksud dan tujuan mereka. Sehingga sebenarnya prediksi yang mereka buat sebenarnya palsu! Sebenarnya prediksi/ramalan yang ada di film-film dan di kartu permainan Illuminati lebih tepat dikatakan “rancangan!” Ya, rencana besar iblis untuk menipu manusia dengan berbagai visi masa depan palsu untuk menandingi semua nubuatan yang benar seperti yang terdapat Alkitab. Oleh sebab itu setiap prediksi/ramalan kemungkinan besar akan terlaksana, karena iblis yang membuat dan iblis juga yang melaksanakan, sehingga manusia akan menganggapnya seakan-akan ramalan iblis benar. 




Jangan menganggap ramalan dari kartu permainan Illuminati itu benar, tapi kita harus menganggapnya sebagai bagian/rencana iblis yang disingkapkan. Iblis tidak akan mengeluar-kan “bocoran” rencananya kecuali itu akan menguntungkan dirinya dan pekerjaannya. Kini banyak orang lebih menyelidiki kartu ini, dan film-film untuk melihat masa depan, waspadalah!
“Janganlah kamu berpaling kepada arwah atau kepada roh-roh peramal; janganlah kamu mencari mereka dan dengan demikian menjadi najis karena mereka; Akulah TUHAN, Allahmu.” (Im 19:31)


5. UFO diperkenalkan
Perhatikan kartu terakhir pada gambar kartu-kartu di atas. Dalam kartu tersebut tertulis “Church of Middle America” (Gereja di Amerika Tengah) dengan gambar sebuah bangunan gereja dikelilingi oleh banyak UFO di atasnya. Mengapa UFO? Mengapa gereja?




Sejak abad 17 banyak orang mengklaim telah melihat penampakan benda-benda langit, beberapa dari mereka malah mengaku pernah diangkat ke planet-planet lain dan bertemu dengan makhluk-makhluk luar angkasa (extraterrestrial life). Melihat besarnya tata surya kita, dan begitu banyaknya bintang di langit sana, apa yang banyak orang klaim tentang penampakkan dan pertemuan mereka dengan makhluk-makhluk asing membuat banyak orang percaya bahwa kita, yaitu bumi ini, tidak hidup sendirian, pasti ada makhluk lain seperti kita di luar angkasa sana. Kepercayaan ini memunculkan gelombang besar-besaran minat banyak orang untuk menyelidikinya. Penyebaran informasi tentang keberadaan makhluk luar angkasa semakin disebarluaskan oleh novel dan film-film yang juga dipengaruhi oleh gelombang minat keberadaan makhluk-makhluk luar angkasa, benda-benda luar angkasa dan perjalanan ke luar angkasa.


Sejak kemunculannya, film langsung dipengaruhi oleh kepercayaan extraterrestrial life, bahkan film bisu produksi tahun 1902 yang berjudul “Le Voyage dans la Lune” (A Trip to the Moon) telah menjadi pionir tentang film-film perjalanan luar angkasa dan perjumpaan (contact) dengan makhluk luar angkasa. Tahun-tahun berikutnya film-film extraterrestrial seperti seperti film “The First Men in the Moon” (Denmark, 1919), “Аэлита”/ “Aelita” (Russia, 1924), “Flash Gordon Conquers the Universe” (AS,1940), “Flight to Mars” (US, 1951) dan beberapa film tentang serangan makhluk luar angkasa (martians/invaders) yang sangat terkenal bahkan sampai dirilis ulang seperti: “The Day the Earth Stood Still” (1951, 2008) dan “The War of the Worlds” (1953, 2005) selalu mendapat sambutan dan penonton yang besar. Selain penggunaan efek khusus yang membuat film extraterrestrial lebih menarik, rasa keingintahuan orang terhadap kehidupan lain di luar angkasa membuat film-film extraterrestrial , yang kemudian dimasukkan ke dalam kategori film fiksi ilmiah, menjadi tema pokok dalam industri film.

Dengan promosi yang gencar dari film-film fiksi ilmiah tersebut, ditambah novel, komik dan penelitian-penelitian ilmiah semakin menambah rasa keingintahuan masyarakat dunia tentang kehidupan dan makhluk luar angkasa. Namun, awal demam benda dan makhluk luar angkasa dimulai sejak 24 Juni 1947, ketika seorang penerbang AS bernama Kenneth Arnold sedang mengemudikan pesawat terbang kecil melihat sembilan benda metalik berbentuk piringan terbang di dekat pesawatnya di sekitar Mount Rainer, Washington. Karena ke sembilan benda tersebut tidak dikenal, maka benda-benda itu disebut sebagai “Unidentified flying object” (UFO) atau “benda terbang tidak di kenal” atau “piring terbang”. Sejak saat itu, hingga akhir tahun 1974, ada lebih dari 850 penglihatan UFO yang dilaporkan, belum termasuk laporan-laporan penampakkan makhluk luar angkasa (alien/grey/zeta/reticulian) yang ciri-cirinya berupa makhluk mirip reptil atau berbentuk manusia kecil dengan kepala besar tanpa rambut, mata besar, berwarna hijau/abu-abu.
Dengan alat transportasi berupa piring terbang yang dapat melakukan perjalanan sangat jauh dari berbagai bintang dan galaksi menuju bumi, yang notabene belum dapat dilakukan oleh teknologi manusia di bumi, akhirnya banyak orang beranggapan bahwa  para alien ini secara ilmiah pasti memiliki pengetahuan, teknologi dan spiritual yang superior. Jika kita melihat film “E.T. the Extra-Terrestrial” (1982) maka kita akan menemukan bahwa E.T. digambarkan sebagai makhluk yang memiliki kemampuan lebih jika dibandingkan manusia. E.T. memiliki kekuatan magic, teknologi dan kecerdasan lebih sehingga sanggup membimbing manusia dengan kebijaksanaannya. Film E.T. ini sangat fenomenal dimasanya, selain sebagai film terbaik saat itu, oleh sejumlah orang E.T. mulai dianggap sebagai pembimbing rohani.


Dalam banyak film, alien akhirnya selalu digambarkan sebagai makhluk superior. Mereka memiliki kemampuan lebih dari manusia. Seperti Yoda (Star Wars), Vulcan (Star Trek) atau Asgard (Stargate) yang sangat pintar dan bijaksana, atau seperti Predator (Predator, 1987), Alien (Aliens, 1986), Prawn (District 9, 2009), para Autobot dan Decepticon (Transformers) yang memiliki teknologi canggih seperti yang belum ada di bumi. Akibat sifat-sifat misterius yang melingkupi UFO membuat mereka diberi status ilahi. Kini, banyak orang menghubung-hubungkan UFO dan alien dengan cerita-cerita Alkitab dan menganggapnya sebagai tuhan. Mereka “mendirikan” agama UFO yang berfokus pada makhluk-makhluk extraterrestrial yang berada di dalam UFO yang memiliki pengetahuan jauh lebih tinggi dari manusia. Mereka dipercaya datang ke bumi untuk memperingatkan bencana yang akan datang, menawarkan bantuan dan menyelamatkan beberapa orang bumi (dengan cara menculiknya ke dalam UFO) untuk terluput dari bencana global yang tidak lama lagi akan melanda bumi ini, seperti yang diggambarkan dalam film “Knowing” (2009).


Penculikan oleh UFO (Abduction by UFO)

Pada tanggal 23 April 1897, surat kabar di kota Kansas melaporkan berita yang tidak biasa. Suatu malam di tanggal 19 April, seorang peternak lokal bernama Alexander Hamilton melihat sebuah benda terbang berbentuk cerutu di sekitar peternakannya, ia juga melaporkan bahwa benda tersebut telah menculik sapi-sapi miliknya dengan cara menyedotnya dalam sebuah cahaya terang. Banyak orang tidak percaya terhadap cerita tersebut, namun sedikit orang percaya bahwa itu adalah sebuah pesawat luar angkasa yang dikendarai oleh extraterrestrial life dalam rangka menggumpulkan spesies-spesies bumi untuk penyelidikan mereka. 

Sekalipun penjelasan tersebut dianggap tidak masuk akal, namun dari akhir tahun 1800-an hingga kini banyak kasus penculikan ternak dilaporkan oleh para peternak di seluruh dunia. Laporan penculikan UFO yang banyak diterima adalah penculikan sapi, kemudian domba dan beberapa kuda, oleh sebab itu disebut dengan istilah Cattle mutilation / bovine excision (mutilasi sapi). Mengapa disebut mutilasi? Karena kebanyakan sapi (dan ternak lain) yang diculik kemudian dibuang kembali ke bumi dengan beberapa bagian tubuh yang hilang/termutilasi dengan cara operasi yang begitu sempurna. 




Para Ufologi percaya bahwa para alien dengan sengaja mengambil bagian-bagian tertentu dari makhluk bumi untuk eksperimen mereka.


Setelah kasus penculikan ternak, ternyata marak juga pemberitaan tentang orang-orang yang mengklaim telah bertemu atau telah diculik oleh alien. Mereka yang diculik mengaku dirinya melayang/ terbang karena disedot ke dalam UFO melalui cahaya sangat terang. Kebanyakan orang yang telah diculik memandang positif pertemuan mereka dengan para alien sebagai pertemuan
spiritual dan ilahi. 

Namun beberapa orang lagi sangat cemas dan percaya bahwa kedatangan para alien sebenarnya dengan maksud jahat, mereka percaya bahwa para alien hendak menguras sumber daya alam bumi, hendak menghancurkan bumi dan berencana menawan manusia untuk menjadi budak mereka atau menjadikan objek eksperimen. Oleh karena begitu banyak kesaksian dan oleh karena besarnya minat manusia terhadap keberadaan UFO, maka sejak film diperkenalkan ke publik, banyak film akhirnya mengangkat kisah tentang UFO dan kehidupan luar angkasa.

Sekalipun sebagian besar penduduk dunia tidak mempercayai keberadaan alien dan UFO. Tapi tahukah Saudara bahwa film-film ber-genre fiksi ilmiah sangat diminati dan menghasilkan sangat banyak uang, sehingga tidak mengherankan jika fiksi ilmiah menjadi tulang punggung perfilman dunia.

Iblis dalam “pakaian” alien
Apapun pengakuan orang tentang pertemuan dan penampakkan alien/UFO, sebenarnya itu semua adalah pekerjaan iblis yang menyamar.

“Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblispun menyamar sebagai malaikat Terang.” (II Kor 11:14) 
UFO, alien, kehidupan lain di luar angkasa, dan sebagainya adalah pekerjaan iblis yang sengaja disisipkan dalam budaya pop untuk mengelabui manusia kepada keilahian Allah dan mengaburkan pengertian manusia tentang akhir jaman. Mengapa demikian?

Kepercayaan manusia tentang keberadaan makhluk luar angkasa bukan kepercayaan manusia modern saja. Sejak awal sejarahnya, manusia ternyata telah mempercayai keberadaan makhluk luar angkasa. Ceritanya berawal disini: Pada waktu Adam tinggal di taman Eden, ia memiliki hubungan yang harmonis dengan Tuhan (hubungan vertikal) dan begitu juga hubungan dengan Hawa (hubungan horizontal). 

Pada waktu iblis berhasil menipu manusia untuk berbuat dosa, hubungan verikal tadi terputus, sebab manusia telah berdosa. Namun demikian, sekalipun manusia telah hidup di dalam dosa, pada dasarnya manusia menyadari bahwa mereka adalah makhluk spiritual, yaitu sebuah kesadaran akan kebutuhan dirinya berhubungan dengan sang pencipta, pribadi supranatural yang jauh lebih superior dari dirinya dan kesadaran bahwa ada kekuatan yang mengatur dan terlibat dalam segala kejadian di alam sepesta ini. Namun karena manusia telah jatuh ke dalam dosa, maka iblis jauh lebih dominan mempengaruhi pikiran manusia di dunia. Sepanjang sejarah manusia, iblis akhirnya menipu dan membelokkan kesadaran spiritual manusia tadi agar manusia tidak menemukan hubungan yang benar dengan sang pencipta. Dengan berbagai tipuannya akhirnya iblis berhasil membawa jauh-jauh manusia dari penyembahan kepada Tuhan yang benar dan membawa manusia pada penyembahan dirinya. Dengan berbagai tipuannya, iblis berhasil membuat manusia menyembah dirinya malalui penyembahan patung, pohon, dewa-dewi, orang-orang suci, benda-benda langit, kekuatan alam hingga tipuan mengenai pribadi Tuhan dan makhluk-makhluk penghuni surga sebagai makhluk-makhluk luar angkasa (alien). 

Catatan tertulis sejarah tertua tentang alien ditemukan dalam catatan-catatan sejarah kerajaan Sumeria (± 3.500 s.d. 2.300 SM) yaitu kerajaan kuno yang terletak di sebelah selatan Mesopotamia (tenggara Irak) sebelum akhirnya muncul kerajaan Babel. Namun, jauh sebelum bangsa Sumeria, kisah tentang alien telah ada sejak ± 4.000 SM di kalangan para elit kuno. 

“Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah (Nephilim) menghampiri anak-anak perempuan manusia, dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka; inilah orang-orang yang gagah perkasa di zaman purbakala, orang-orang yang kenamaan.” (Kej 6:4)

Kisah tentang alien adalah ciptaan iblis yang merekayasa kisah Alkitab di Kejadian 6:4 tentang “anak-anak Allah”/“Nephilim” sebagai makhluk-makhluk luar angkasa (alien). Iblis mengarang cerita sedemikian rupa tentang alien dan meneruskannya dari generasi ke generasi sehingga akhirnya manusia mengakui keberadaan makhluk tersebut, bahkan kepercayaan ini telah mengantikan kepercayaan manusia terhadap Tuhan yang sungguhnya. Boleh dikatakan bahwa alien adalah salah satu praktek okultisme sebagai salah satu bentuk penyembahan iblis.



Para pionir kepercayaan alien ada jauh sebelum kerajaan Sumeria, mereka bukan orang-orang biasa sebab mereka terdiri dari para elit yang membentuk kelompok elitis (yang beranggotakan para elit saja) para pemuja ular. Mereka menyebut dirinya sebagai: “The Brotherhood of The Snake”, yaitu sebuah kelom-pok pemujaan setan sebagaimana bentuk iblis pada waktu di taman Eden dulu, ular. Oleh sebab itu mengapa kebanyakan wujud alien berbentuk reptil berwarna hijau dengan kepala, badan dan ekor ular namun memiliki kaki dan tangan (the reptilian humanoids). Itu adalah wujud iblis/ular sebelum dikutuk Tuhan untuk kehilangan kaki dan tangannya sehingga ular akhirnya harus berjalan dengan perutnya/menjalar akibat ia menggoda manusia untuk berdosa (Kej 3:14).

Kelompok “The Brotherhood of The Snake” akhirnya menyebar ke kerajaan-kerajaan kuno, menciptakan cerita, legenda, tulisan-tulisan bahkan kepercayaan tentang alien dan “pesawat” transportasi mereka, UFO. Sehingga UFO dan alien menjadi ikon dan cerita yang meresap di setiap kebudayaan manusia. Pewaris kelompok “The Brotherhood of The Snake” adalah kelompok Freemasonry. Sebagai kelompok spiritual yang mempercayai tentang keabadian dan reinkarnasi setelah kematian, para mason percaya bahwa UFO dan alien merupakan salah satu unsur penting menuju kehidupan yang akan datang. Selain itu, UFO memegang peranan penting menuju “jaman baru” dunia ini. Dan jika berbicara tentang jaman baru (Tatanan Dunia Baru) maka kita akan menemukan organisasi-organisasi rahasia dan banyak agama yang sedang menantikannya juga, seperti Illuminati dan new age movement.


Apa peranan UFO dan alien dalam “jaman baru”? Seperti telah disinggung sedikit di depan tadi, bahwa sebelum bencana global akan “membersihkan” dosa-dosa penduduk bumi ini sebelum akhirnya bumi memasuki jaman baru, dipercaya bahwa para alien akan menyelamat-kan beberapa penghuni bumi yang “terpilih” agar terluput dari bencana untuk kemudian memasuki jaman baru dan memulai kehidupan yang baru bersama-sama langit dan bumi yang baru. Perhatikan salah satu cuplikan film Independence Day di bawah... Itu adalah gambaran para pemeluk agama UFO/alien yang sanggat gembira menyambut kedatangan UFO ke bumi, sebab kedatangan UFO berarti hari penyelamatan bagi mereka. 

Mereka siap diangkat (disedot) ke dalam UFO, mereka berharap terluput dari hari bencana besar (kiamat) yang segera melanda bumi.
Independence Day movie
Dari penjelasan tentang UFO dan alien tadi, bukankah itu sangat mirip dengan kisah pengangkatan (rapture) seperti yang Alkitab tulis bukan? Memang itulah rencana iblis dengan menciptakan UFO dan alien. Melalui waktu yang panjang, iblis telah menciptakan kepercayaan tentang adanya kehidupan lain di luar angkasa sana. Tujuannya adalah untuk: pertama, sebagai  tipuan terhadap kebutuhan spiritual manusia; kedua, sebagai tipuan terhadap peristiwa pengangkatan yang akan terjadi.


Aliens abduction (penculikkan oleh para alien). Kisah penculikan alien/UFO adalah kisah tandingan iblis untuk menyamarkan kisah pengangkatan seperti yang Alkitab tulis. Perhatikan penculikan UFO seperti yang digambarkan dalam film “Skyline” (gbr.1) begitu mirip dengan proses pengangkatan dalam Alkitab (gbr. 2), atau hilangnya orang, yang hanya meninggalkan pakaian mereka saja, oleh alien dalam film “War of the Worlds” (gbr. 3), begitu juga gambaran hilangnya orang-orang, seperti terlihat hanya tinggal pakaian mereka saja yang tertinggal di trotoar dalam film “Vanishing on 7th street” (gbr. 4).

Dunia perlu jawaban jika pengangkatan terjadi
"Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit; sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akanselama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan." (I Tes 4:16-17)

Sejak lama iblis tahu bahwa sebelum ia dapat berkuasa di akhir jaman melalui Antikris maka pengangkatan (rapture) harus terjadi terlebih dahulu. Sebelum dunia ini memasuki masa tribulasi/kesusahan besar/Tatanan Dunia Baru maka dunia akan menyaksikan sebuah kejadian supranatural hilangnya orang-orang percaya secara tiba-tiba. Kejadian ini tentunya akan mengakibatkan kehebohan besar, TV-TV dunia pasti akan berulang-ulang menyiarkan breaking news tentang kejadian yang baru saja terjadi, begitu juga perbincangan orang-orang tidak akan jauh dari hilangnya beberapa orang disekitar mereka. Pada intinya mereka memerlukan jawaban secepatnya untuk apa yang baru saja mereka saksikan.

Sebagian besar penduduk dunia memang tidak mengetahui tentang pengangkatan, tapi iblis tahu, dan untuk mengelabui dunia ini agar mereka tetap tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, maka iblis melalui para kaki tangannya akan memberikan jawaban bahwa UFO dan alien telah menculik beberapa orang dari dunia ini. Ini mungkin akan menjadi jawaban paling masuk akal dan paling bisa diterima oleh penduduk dunia yang modern ini yang cenderung berfikir secara rasional. Tapi yang paling menentukan adalah bahwa iblis telah sejak lama menanamkan kepercayaan manusia mengenai keberadaan UFO dan alien yang suka menculik makhluk dunia. Dengan kesabaran dan tipuan liciknya iblis telah telah menciptakan legenda, cerita, agama, novel, buku-buku cerita hingga film-film dunia tentang adanya extraterrestrial life untuk membentuk masyarakat dunia mempercayai keberadaan UFO dan para alien. Kisah penculikan UFO dan alien diciptakan agar manusia tidak mencari jawaban di Alkitab bila pengangkatan terjadi. Jadi, penjelasan singkat iblis tentang pengangkatan pada dunia, seperti yang terdapat di kartu permainan Illuminati adalah: “Gereja telah diculik oleh UFO.” 

Sumber : Buletin Doa Edisi ke-180/Oktober 2013
Credit : Mr. Victor S

Wednesday, May 25, 2016

Menuju Tatanan Dunia Baru - Film part 5

San Andreas

Piramida Mesir dan piramida "all seeing eye" kini dapat ditemukan dimana saja, dari lembar mata uang dollar, logo perusahaan, dunia musik hingga perfilman dunia. Simbol-simbol tersebut menunjukkan siapa dibalik layar sebagian besar bidang kehidupan manusia.
Setuju atau tidak, ada pesan terselubung yang ditampilkan oleh dunia film untuk memperkenalkan "sesuatu" yang akan menjadi pola kehidupan Babel Besar di akhir jaman.

Agenda berikutnya :

2. Tokoh "mata satu" diperkenalkan
Pola kehidupan berikutnya yang diperkenalkan dunia film adalah "kehidupan yang diawasi". Di akhir jaman seluruh dunia akan diawasi (Wahyu 13:16-17), tidak ada pengecualian, semua orang di dunia ini akan berada di bawah satu pengawasan global dimana pemimpin tunggalnya adalah Antikris. Pengawasan yang dilakukan adalah pengawasan global yang dikenal dengan istilah "All seeing eye" yang digambarkan dengan sebuah "mata satu".
Tidak akan ada yang terluput dari pengawasan Antikris : kehidupan manusia, keuangan dunia, politik, dan semua bidang kehidupan manusia.

(Note : Bahkan sebentar lagi warga Bandung juga akan diberi rapor, bukankah itu juga termasuk satu bentuk pengawasan? Dengan alasan apapun, hal itu adalah salah satu cara penguasa memiliki "kendali" atas warganya.)

Mata satu ini hanya sebuah simbol mata satu Illuminati yang berada di belakang dunia film. Mata satu ini bukan berarti bahwa kelak sosok Antikris hanya memiliki sebuah mata saja, tapi mata satu adalah SIMBOL Antikris yang diambil dari kepercayaan Mesir kuno yaitu mata Horus, dewa matahari. Lambang dari Nimrod yang adalah juga lambang dari Lucifer yang merasukinya. Seperti kelak Lucifer akan merasuki Antikris.

Perhatikan film-film ini, ada beberapa karakter dalam film-film itu yang hanya memiliki sebuah mata saja (bermata satu/one eyed characters) :


Itu bukan kebetulan tapi merupakan pesan terselubung dari gambaran Antikris.

Contoh, karakter yang kita kenal dengan baik, yaitu "Plankton" dalam serial SpongeBob Squarepants. Plankton adalah karakter antagonis dengan tujuan hidup mencuri resep rahasia "Krabby Patty formula".

Untuk apa Plankton berusaha menguasai resep krabby? Yaitu untuk menguasai dunia, mengontrol semua penduduk bumi dan pada akhirnya disembah oleh semua orang. Bukankah itu semua adalah sifat dari Antikris?
Dari sifat karakter Plankton tersebut kita dapat mengetahui bahwa mata satu Plankton memang menggambarkan pesan terselubung mata Horus, lambang Antikris.



Iblis memiliki banyak cara yang halus untuk menyembunyikan segala pekerjaannya di dunia ini. Kita harus mendampingi anak-anak kita saat mereka menonton film (bahkan film anak-anak sekalipun), kita harus memberi pengertian kepada anak-anak tentang kebenaran dan keberadaan simbol-simbol satanisme pada banyak film yang ada saat ini. Kita harus membekali anak-anak dengan Firman Tuhan dan tutup bungkus mereka selalu dalam doa dan darah Yesus. Itulah pengharapan kita ditengah-tengah serangan pesan-pesan terselubung perfilman dunia yang kita lihat setiap hari.

3. Gaya hidup Sodom diperkenalkan

Saat bangsa Israel diperbudak di Mesir, mereka telah menyerap semua kebiasaan penyembahan berhala Mesir. Meskipun Tuhan melalui Musa telah mengirim bangsa Israel keluar dari Mesir, tapi hati mereka tetap melekat pada berhala-berhala Mesir. Contoh, saat Musa naik ke gunung Sinai untuk menerima hukum-hukum Tuhan (the Ten Comandments) selama 40 hari, bangsa Israel akhirnya berinisiatif mengumpulkan emas dan membuat patung anak lembu (Kel 32:24). Darimana kebiasaan orang Israel menyembah patung anak lembu emas? Dari Mesir.

Dalam penyelidikan arkeologi didapati bahwa salah satu dari dewa-dewa Mesir adalah berbentuk lembu. Dengan membandingkan antara peninggalan arkeologi Mesir dan Yeremia 46:15, maka kita mengetahui bahwa anak lembu emas yang disembah oleh bangsa Israel adalah patung "Apis" yaitu salah satu dewa Mesir yang dilahirkan dari pancaran cahaya bulan, dan kelahirannya merupakan masa dimana orang-orang bersukacita dan berpesta. Israel juga melakukan hal itu saat membuat patung Apis, mereka bersukacita, berpesta dan bernyanyi (Kel 32:17-18). Yang menjadi pertanyaan adalah : pesta seperti apa yang dimaksud? 
Patung Apis

Dalam Alkitab terjemahan The Message kita dapat mengetahui secara spesifik pesta seperti apa yang dilakukan orang Israel di depan patung Apis..
"Early the next morning, the people got up and offered Whole-Burnt-Offerings and brought Peace-Offerings. The people sat down to eat and drink and then began to party. It turned into a wild party!" (Exodus 32:6, The Message)

Dari ayat diatas kita melihat bahwa mereka awalnya mempersembahkan "persembahan pendamaian" kepada sang patung, lalu mereka duduk-duduk untuk makan dan minum, kemudian mereka mulai berpesta, dan di bagian akhir ayat tersebut mengatakan bahwa "pesta" (party) itu menjadi "pesta yang liar" (wild party). Apa itu "pesta yang liar"? Yaitu "pesta seks". Sebuah pesta disertai aktifitas seksual yang menyimpang seperti yang dilakukan penduduk Sodom dan Gomora.



Selain penggunaan musik (Dan 3:5), nyanyian, tarian, pengorbanan (binatang/manusia/bayi, II Raj 8:28), tarian erotis dan aktifitas seksual (yang menyimpang) adalah ritual umum yang digunakan dalam penyembahan setan. Ritual-ritual tersebut merupakan aktifitas untuk memanggil roh-roh jahat atau kehadiran setan (Lucifer). 



Setelah tinggal selama 430 tahun di Mesir, bangsa Israel sangat mengerti praktek ritual penyembahan setan Mesir (Yeh 20:8), tidak ada satupun prosedur ritual penyembahan setan/Apis yang mereka lewatkan, termasuk ritual seks bebas yang sangat menyakitkan hati Tuhan. Salah satu warisan penyembahan berhala Babel di Mesir adalah praktek seks bebas sebagai ritual penyembahan/pemanggilan setan.

Iblis sedang membangkitkan kembali kehidupan Sodom dan Gomora kepada seluruh penduduk dunia melalui musik dan juga dalam film-film dunia, iblis sedang mempersiapkan dunia ini menjadi masyarakat Sodom dan Gomora. Perhatikan ayat ini :
"Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, di mana juga Tuhan mereka disalibkan." (Wahyu 11:8)

Kota apa yang dimaksud dengan "kota besar" itu? Dari keterangan bahwa kota itu merupakan tempat dimana "Tuhan mereka disalibkan" maka dapat dipastikan bahwa kota tersebut adalah Yerusalem, tempat dimana Tuhan Yesus disalibkan (Markus 10:33-34).

Di akhir zaman, saat dunia ini telah berhasil disatukan oleh Antikris, 3,5 tahun pertama pemerintahannya, ibu kota dunia akan berada di Eropa. Sedangkan 3,5 tahun berikutnya ibu kota dunia akan berada di Israel, yaitu di Yerusalem. Saat itu, saat Tatanan Dunia Baru telah berdiri, Yerusalem akan menjadi pusat pemerintahan dunia dan merupakan tempat dimana Antikris (Iblis) akan bertahta (II Tes 2:4). Namun Wahyu 11:8 mengatakan bahwa kota Yerusalem sudah tidak seperti kota Yerusalem yang sekarang. Saat itu Yerusalem sudah disebut sebagai Sodom dan Mesir, mengapa? Karena seluruh dunia, terutama di ibukota Yerusalem, sudah dipenuhi dengan kebejatan seksual persis seperti Sodom dan Mesir dulu.

Moral penduduk dunia sudah hancur seperti orang-orang Sodom dan Mesir yang melakukan ibadah penyembahan Antikris/Lucifer dengan pesta seks. Keadaan seperti itu tidak muncul begitu saja, iblis membangun keadaan yang rusak itu sejak lama, dan salah satunya melalui film-film dunia. Melalui film, iblis sedang membangun Babel Besar, yaitu "kota besar yang mabuk dengan percabulan" (Wahyu 14:8)

Film pertama kali diciptakan pada tahun 1900-an melalui perkembangan yang panjang dari pendahulunya yaitu fotografi. Film adalah serangkaian gambar diam/foto yang menghasilkan ilusi mata sehingga tampak bergerak (motion picture), sehingga dalam bahasa Inggris disebut "movie", yaitu plesetan untuk kata "move" atau bergerak. Dalam setiap pemutaran perdananya, film selalu membuat setiap orang yang melihatnya takjub, sebab film dianggap sebagai kemajuan teknologi yang tak terpikirkan sebelumnya, hal ini akhirnya membuat film sebagai sumber hiburan populer.

Namun, dimana ada kemajuan teknologi baru tercipta, makaiblis segera menggunakannya untuk kepentingannya, sehingga tidak memerlukan waktu lama maka jejak-jejak iblis dapat terlihat di dunia film.
A motion picture rating system, simbol di atas adalah simbol rating film yang mengklarifikasi sebuah film berkaitan dengan kesesuaian batas terendah umur pemirsa dikarenakan muatan film seperti adegan seks, kekerasan, penyalahgunaan zat adiktif, konten tidak senonoh, kata-kata kasar dan konten dewasa lainnya.

Sekitar 2-3 tahun setelah motion picture diperkenalkan, teknologi tersebut langsung menghasilkan media baru dalam menyajikan erotika dan pornografi atau yang kita kenal dengan "film dewasa". Sekalipun film dewasa mendapat tekanan dari banyak pihak terutama kalangan agama atau pemerintah, namun bukan rahasia lagi bahwa film dewasa lebih diminati oleh semua kalangan masyarakat, dan bukan rahasia lagi bahwa film "biasa" pun akan ditonton orang jika menyisipkan adegan-adegan "dewasa" atau adegam percintaan (love scene).

Hingga tahun1970-an, film dewasa hanya tersedia dan didistribusikan melalui jalur "bawah tanah", untuk pemesanan pribadi, klub-klub dewasa dan bioskop-bioskop malam dengan batasan umur yang ketat. Setelah tahun 1970 di beberapa negara film dewasa mendapat legitimasi untuk dijual bebas, dan saat itu sebagian besar film bioskop yang dibuat telah menampilkan adegan-adegan dewasa, selama itu tidak menampilkan alat kelamin maka film tersebut tidak termasuk kategori film porno yang dilarang tampil di gedung bioskop. Sejak saat itu maka produsen2 film tidak pernah melewatkan untuk menyisipkan adegan-adegan dewasa pada film-film mereka, dan mencapai puncaknya pada tahun 1980-an saat teknologi home vidup telah tersebar luas, yaitu teknologi pemutar film yang compact dan murah sehingga dapat dimiliki oleh masyarakat umum di rumah seperti VHS dan Betamax. Inilah tahun-tahun dimana film-film dewasa tersebar luas.

Munculnya internet di awal tahun 2000-an benar-benar mengubah cara pendistribusian film yang bisa dinikmati oleh siapa pun, umur berapa pun dan dimana pun kita berada. Tidak ada lagi istilah "film dewasa" di sini, semua orang dan umur dapat menyaksikan film-film berbau pornografi tanpa ada yang bisa menahan atau mensensornya.



Inilah rencana iblis melalui film, mengubah masyarakat dunia menjadi cabul, seperti dan menuju masyarakat Sodom dan Gomora! Dari mulai adegan berciuman pasangan kekasih sampai yang tanpa pakaian dan berbagai adegan yang bukan konsumsi umum telah dipertontonkan dalam film. Film dunia benar-benar terobsesi dengan seks, bahkan film-film animasi berlabel "keluarga" tidak luput dari adegan "dewasa". Moralitas film semakin kacau, bahkan kini hibungan sejenis tidak luput dipertontonkan juga, hak-hak kaum homo dan lesbi diperjuangkan, kekerasan dan pelecehan seksual diekspresikan, kata-kata cabul diucapkan tanpa penyesalan, melakukan hubungan suami istri bukan dengan pasangan yang sah dianggap biasa, baru kenal lalu berhubungan badan (one-night stand) dan sebagainya.
Prinsip dunia film sangat simpel : "Jika ingin laku, sisipilah film dengan adegan seks, sekalipun hanya sedikit."

Adegan-adegan dewasa/seks dalam film merupakan "teladan" yang digunakan iblis untuk mengubah masyarakat dunia menuju dunia yang cabul. Iblis, dengan berbagai cara, menggoda manusia agar berbuat dosa. Sebagian besar film membawa pesan-pesan visual iblis untuk membuat imajinasi manusia kepada dosa. Melalui adegan-adegan sensual film, iblis membuat cara pandang manusia menjadi negatif terhadap ciptaan Tuhan yang mulia dan indah. Melalui film dan gaya hidup sehari-hari para artis film, iblis telah merusak pandangan seks tradisional yang mengacu pada nilai-nilai Firman Tuhan dan menolak komitmen pernikahan yang kudus, melainkan menanamkan pandangan bahwa hubungan bebas adalah wajar dan trendi.

Film dunia menambahkan "bumbu" adegan seks dengan tujuan :

* Sebagai pesan terselubung "ritual seks penyembahan setan" yang dipertontonkan
Seperti di dunia musik, banyak orang di balik layar perfilman adalah para pemuja setan. Mereka melakukan itu agar film yang diproduksi laku besar dan menghasilkan uang banyak. Tapi uang tidak begitu penting bagi iblis, ritual seks yang iblis tawarkan melalui film adalah untuk merusak kekudusan manusia di hadapan Allah. Juga sebagai ritual pengorbanan bayi seperti pengorbanan bayi kepada dewa Molokh. Apa hubungannya ritual seks dengan pengorbanan bayi?


Moloch, karya Johann Lund

Ritual penyembahan setan selalu disertai dengan pengorbanan/tumbal. Salah satunya adalah pengorbana bayi (Yer 32:35). 
Pengorbanan bayi untuk dewa Molokh

Jaman sekarang pengorbanan bayi tidak begitu populer, sebab jika dilakukan secara terang-terangan maka akan berhadapan dengan hukum tentunya. Tapi iblis tetap membutuhkan pengorbanan bayi sampai saat ini. Jadi para pemuja setan membuat dua cara agar mereka tetap bisa mengorbankan bayi Pertama, mereka melakukannya secara tersembunyi

Kedua, adalah dengan mempertontonkan "seks bebas" kepada publik melalui film, sehingga akhirnya publik yang menonton akan melakukan seperti apa yang dipertontonkan dan mengubah mereka kepada gaya hidup seks bebas.



Setelah seks bebas menjadi umum, maka akan terjadi kehamilan bayi-bayi yang tidak diinginkan. Karena mereka tidak diinginkan, maka terjadilah aborsi masal di seluruh dunia. Inilah bayi-bayi persembahan kepada dewa Molokh di jaman modern. Ritual seks bebas dan pengorbanan bayinya tetap sama hanya caranya saja yang berbeda.

* Menggiring masyarakat dunia masuk dalam pemberontakan kepada Allah
Pemberontakan yang dimaksud adalah membuat manusia jatuh dalam dosa perzinahan melalui pikirannya (Mat 15:19) untuk membuka celah terhadap dosa perzinahan yang berikutnya ...Perhatikan ayat ini :
"Tetapi sekarang Aku berkata kepadamu: barangsiapa memandang seorang wanita dengan nafsu berahi, orang itu sudah berzinah dengan wanita itu di dalam hatinya." (Mat 5:28, BIS)

Jika kita membaca Im 18:1-30 maka kita akan menemukan standar Allah tentang batas-batas prilaku seksual yang berkenan di hadapan Allah. Namun melalui film, semua yang Allah larang di dalam Im 18:1-30 ada dan ditawarkan dalam film hari-hari ini, waspadalah!

Perhatikan film-film ini :
Film-film ini bertemakan seks bebas, kehidupan kaum gay, dan kehidupan kaum lesbi.







Film telah menjadi ajang promosi untuk membuat manusia memberontak kepada Allah dengan berbagai prilaku seksual yang bertentangan dengan Firman Tuhan.

* Promosikan gaya hidup Babel Besar yang akan datang
Iblis sedang mempromosikan dan membentuk gaya hidup Babel Besar yang akan datang, yaitu dengan menjadikan budaya menjadi gaya hidup yang tunduk pada kedagingan sehingga lebih mudah bagi iblis untuk membuat manusia mengikuti rencananya mendirikan Babel Besar yang penuh dosa, kenajisan (percabulan) dan pemberontakan kepada Allah (Wahyu 14:8)

Sampai saat ini, rencana iblis untuk membangun Babel Besar dalam gaya hidup cabul seperti Sodom dan Gomora semakin mendekati tingkat keberhasilannya, sebab iblis tahu bahwa waktunya sudah dekat.

Layar-layar bioskop telah menjadi alat mempertontonkan kenajisan setiap hari, begitu juga dengan layar televisi yang terus menerus menayangkan kebobrokan moral. Sungguh beban dosa yang besar ditanggung oleh angkatan ini, bagaimana remaja-remaja melakukan seks bebas dan anak-anak disuguhi tontonan yang seharusnya bukan konsumsi mereka. 

Banyak orang bertanya siapa yang salah atas semua ini? Padahal masalahnya ada di dalam rumah kita, yaitu film-film dewasa yang menghiasi layar bioskop dan televisi kita. Begitu banyak orang, dan diantaranya adalah anak-anak Tuhan, mengantri di loket-loket bioskop untuk menyaksikan film-film yang jelas-jelas mengandung muatan seks bebas, penyimpangan seksual dan adegan2 tak sopan.

Film telah mengubah gaya hidup masyarakat dunia menuju gaya hidup Sodom dan Gomora, pesan Tuhan bagi anak-anak Tuhan :

"Selamatkanlah dirimu! Larilah dari Babel, jangan sampai kamu ikut terbunuh karena dosanya! Sebab inilah saatnya Aku membalas kejahatan Babel, dan menghukum dia setimpal dengan perbuatannya." (Yer 51:6, BIS)



Tuhan meminta umat-Nya Israel agar meninggalkan Babel sebelum kebinasaannya terjadi. Demikian pula hari ini Tuhan mengingatkan kita sebagai Israel rohani (Gal 3:29) untuk keluar dari sistem Babel akhir zaman, yaitu sistem dunia yang fasik dan cabul, agar kita jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya dan menerima hukuman-Nya.

Sebenarnya Tuhan sudah menurunkan sebagian kecil penghukuman-Nya atas dunia yang cabul ini. Tuhan mengizinkan HIV AIDS dan berbagai jenis penyakit kelamin menjalar di dunia yang cabul ini. Namun itu belum seberapa dan masih kurang mendapat perhatian, tapi nanti yaitu saat umat-Nya telah diangkat, maka penghukuman Tuhan yang sebenarnya akan dicurahkan tanpa ampun.

Banyak orang Kristen percaya bahwa jika dirinya telah dipenuhi Roh Kudus dan membaca Firman Tuhan setiap hari maka ia merasa tidak akan pernah dapat disesatkan oleh iblis melalui adegan-adegan sensual film. Perhatikan ayat ini :
"Sebab itu siapa yang menyangka bahwa ia teguh berdiri, hati-hatilah supaya ia jangan jatuh!" (I Kor 10:12)

Tuhan memang berjanji melindungi umat-Nya, namun itu tidak berarti bahwa kita tidak lagi harus berjaga-jaga dan siap sedia, mengawasi setiap tanda-tanda jerat, jebakan, tipuan, pengaruh-pengaruh buruk dan panah-panah si jahat. Jauhi zona berbahaya yang dibuat iblis, jangan mencobai diri sendiri, atau kita akan terseret dan masuk dalam penghukuman Tuhan tidak lama lagi.

"Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu pecabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka)."  Kolose 3:5-6


4. Keadaan masa tribulasi diperkenalkan
Dalam beberapa tahun terakhir, Hollywood dan perusahaan-perusahaan film dunia banyak memproduksi fiksi ilmiah dengan tema "bencana alam" (disaster movie) seperti :
"Volcano"(1997), "Deep Impact" (1998), "The Core" (2003), "The Day After Tomorrow" (2004), "End Day" (2005), "Tindal Wave/Haeundae" (2009) dan "2012" (2009) yang bisa dikatakan sebagai "ibu" dari segala film bencana. Film bencana memang menarik untuk ditonton karena menegangkan. Tetapi jangan anggap film-film bencana ini tidak memiliki makna atau hanya dianggap sebagai hiburan semata. Ada pesan terselubung di balik film-film bencana ini. Antara lain :

I. Pesan terselubung akan apa benar-benar terjadi di akhir jaman

Hollywood sangat suka membuat film bertemakan bencana alam dan akhir dari dunia (kiamat). Kehancuran dunia terlihat keren di layar lebar, selain spektakuler, visual efek yang canggih dan dukungan tata suara yang dahsyat membuat film-film bencana sangat menarik perhatian perhatian para pecinta film.

Sekalipun hanya fiksi, namun kebanyakan orang tidak menyadari bahwa sebenarnya film-film tersebut sangat mendekati akan apa yang akan terjadi di kemudian hari. Disadari atau tidak, para pembuat film sebenarnya sedang memperkenalkan dan memberikan gambaran profetik tentang apa yang akan terjadi atas dunia ini secara nyata. Lalu apa pesan terselubungnya?
Pesannya adalah : "Tidak ada harapan bagi manusia, hiduplah untuk hari ini sebab hari esok kita akan binasa". 

Film "Seeking a friend for the end of the world" (2012) menceritakan bagaimana seorang pria yang mencari wanita untuk menemaninya di hari-hari terakhirnya sebelum dunia ini berakhir. Yang lebih ekstrim lagi adalah film "Last Night" (1998) dimana saat seluruh dunia tahu bahwa dunia akan berakhir (kiamat) maka mereka melakukan kesenangan dunia (free seks), sebab mereka tahu tidak ada lagi waktu untuk melakukan kesenangan.
Demikian juga dengan film "4:44 Last Day on Earth" kebanyakan orang akhirnya melakukan bunuh diri dan melakukan segala sesuatu dengan sesuka hati. Pemahaman yang salah dalam menghadapi akhir jaman akan mengabaikan aturan-aturan perilaku yang normal, menimbulkan tindakan anarkis, seperti kerusuhan, penjarahan hingga bunuh diri massal.

Film-film bencana alam berpesan : "Tinggal sedikit waktu lagi untuk manusia bisa melakukan kesenangan, lakukanlah selagi bisa, sebab sebentar lagi dunia akan berakhir." Sehingga genaplah apa yang dikatakan Alkitab :

"Tetapi manusia lain, yang tidak mati oleh malapetaka itu, tidak juga bertobat dari perbuatan tangan mereka: mereka tidak berhenti menyembah roh-roh jahat dan berhala-berhala dari emas dan perak, dari tembaga, batu dan kayu yang tidak dapat melihat atau mendengar atau berjalan." (Wahyu 9:20)

Film bencana Hollywood memberikan visual yang baik untuk menggambarkan tentang nubuat Alkitab sehingga lebih mudah bagi kita untuk membayangkan dan memahami betapa dahsyatnya penghukuman Tuhan yang akan datang atas dunia ini. Beda dengan pesan terselubung film yang mengajak orang untuk menyambut hari kiamat dengan cara-cara dunia, Alkitab mengajak kita untuk bertobat ...:
"Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat." (Ibrani 10:25)

Semoga tidak ada diantara kita yang akan mengalami apa yang akan terjadi atas dunia ini. Semoga kita semua lebih sungguh-sungguh kepadaTuhan dan dapat mempertahankan iman sampai Ia datang mengangkat kita dan meluputkan kita dari murka-Nya atas dunia ini.
"Sungguh, hari Tuhan datang dengan kebengisan, dengan gemas dan dengan murka yang menyala-nyala, untuk membuat bumi menjadi sunyi sepi dan untuk memunahkan dari padanya orang-orang yang berdosa." (Yes 13:9)
"Wahai, hari itu! Sungguh, hari TUHAN sudah dekat, datangnya sebagai pemusnahan dari Yang Mahakuasa." (Yoel 1:15)

II. Pesan terselubung pergantian jaman baru menurut kalender Astrologi

Pesan terselubung yang kedua ini adalah pesan yang paling spesifik dari Hollywood berkenaan dengan Gerakan Jaman Baru (New Age Movement), yaitu gerakan yang sangat menantikan Tatanan Dunia Baru.

Biasanya dalam membuat film tentang bencana, Hollywood membuatnya dengan banyak tema, seperti : gunung meletus, gempa bumi, wabah penyakit, perang nuklir, perubahan iklim, bahkan serangan zombie dan alien.

Namun beberapa tahun ke belakang ini film-film yang bertemakan dengan kiamatselalu dihubungkan dengan "bencana matahari" atau yang lebih dikenal dengan "badai matahari", seperti : ledakan matahari, aktifitas bintik matahari (sunspot), semburan matahari (solar flare), lontaran massa korona (Coronal Mass Ejection) dan badai geomagnetik (badai medan magnetik matahari).





Mengapa selalu dihubungkan dengan bencana matahari?
Film "Knowing" dan "2012" adalah contoh film akhir dari dunia yang disebabkan oleh bencana  matahari

Sebab hari-hari ini para pengikut Gerakan Jaman Baru sedang menantikan akhir jaman, yaitu peralihan jaman zodiak (Age of Zodiac), sama seperti kita yang sedang menantikan akhir jaman.
Bedanya, jika kita sedang menantikan kedatangan Tuhan Yesus kembali ke dunia ini dan menantikan masa 1000 tahun damai (Millenial Kingdom), mereka sedang menantikan berakhirnya jaman Pisces yang akan digantikan oleh jaman Zodiak yang baru, yaitu zaman Aquarius.



Seperti akhir jaman di Alkitab yang disertai berbagai bencana global, demikian juga setiap akhir jaman zodiak biasanya disertai berbagai bencana global. Seperti bencana banjir besar yang mengawali jaman Leo dulu, kali ini peralihan jaman Pisces kepada jaman Aquarius dipercaya akan ditandai oleh bencana matahari (badai matahari).


Bencana Matahari. Dalam film "2012" (atas) akibat badai matahari, inti bumi yang panas menjadi semakin panas dan akhirnya menimbulkan bencana di seluruh dunia mengantarkan bumi pada kiamat, namun karena persiapan yang matang beberapa dari penduduk bumi selamat dengan bantuan "bahtera" memasuki jaman baru.
Sedangkan dalam film "Knowing" (bawah) jilatan api badai matahari mencapai permukaan bumi dan membinasakan semua kehidupan manusia (kiamat), hanya beberapa anak-anak yang "terpilih" diselamatkan oleh alien memasuki jaman baru.


Para pengikut Gerakan Jaman Baru percaya bahwa badai matahari akan menyapu kehidupan umat manusia di bumi dan menyisakan sedikit saja orang yang akan menjadi pionir jaman baru yang akan datang, yaitu jaman Aquarius, jaman yang lebih baik dari jaman sekarang ini.

Apa itu jaman Aquarius? Kita bahas sedikit tentang astrologi yang berasal dari Nimrod dan menara Babel-nya.

Astrologi
Menurut legenda Yahudi, pada waktu Nimrod berkuasa dan menjadi raja atas Babel, ia merasa tidak tenang duduk di takhta raja, sebab leluhur Nimrod adalah Ham, yaitu dari garis keturunan Nuh yang dikutuk/terendah diantara dua saudara-saudaranya Sem dan Yafet.

Ini terjadi karena kegagalan Ham menghormati ayahnya saat melihat keadaan ayahnya yang mabuk dan akhirnya telanjang. Ham lebih memilih membeberkan keadaan ayahnya daripada menutupi aurat Nuh saat ia telanjang. (Kej 9:21-27) sehingga ia dan keturunannya dikutuk oleh Nuh menjadi hamba Sem dan Yafet. Oleh sebab itu, sejak lahir sebenarnya Nimrod sama sekali tidak memiliki hak untuk menjadi raja sebab ia ditakdirkan untuk menjadi hamba dan bukan raja. 

Namun karena ia adalah seorang pria yang perkasa, seorang pemburu yang hebat, perkasa secara fisik, memiliki pengaruh kuat dalam politik dan kekuatan militer, maka Nimrod memiliki pengikut yang sangat banyak. Mereka menjadikan Nimrod sebagai pemimpin yang ternama dan akhirnya mengantarkannya menjadi raja atas Babel.

Sekalipun Nimrod telah menjadi raja atas sebagian besar penduduk dunia saat itu, namun di dalam hatinya ia tidak tenang, karena ia tahu suatu hari kedudukannya sebagai raja bisa tergantikan oleh seseorang yang lebih berhak. Seseorang dari keturunan Sem yang telah dinubuatkan Allah untuk lahir sebagai Raja Damai (Yes 9:5) dan Juruselamat umat manusia seperti yang Allah katakan saat manusia jatuh ke dalam dosa (Kej 3:15).

Nimrod takut dengan nubuat kelahiran seorang anak yang akan mengembalikan manusia kepada Allah. Ia juga ingin berusaha melestarikan kerajaan okultis yang menyembah dirinya, maka Nimrod memerintahkan para imam kerajaan (tukang sihir dan ahli-ahli nujum) dan para astrolog untuk mulai menyelidiki tanda-tanda di langit kapan sang raja saingannya itu akan lahir.

Menara Babel, dibangun bukan hanya untuk "mencari nama" seperti yang ditulis Alkitab. Selain sebagai menara tempat penyembahan matahari (Lucifer), menara Babel dibangun sangat tinggi dan kompleks, menara Babel dibangun sebagai bangunan multi fungsi, yang salah satu fungsi puncaknya adalah sebagai tempat menyelidiki perbintangan sebagai dasar struktur astrologi seperti yang kita kenal sekarang ini.

Pengetahuan astrologi menara Babel cukup tinggi. Nimrod, sang astronom besar, telah menelusuri siklus dan jalur rotasi bumi, bulan, matahari, planet dan bintang-bintang dan memetakannya sedemikian rupa menjadi Zodiak. Ia juga memetakan benda-benda langit, lalu menghubung-hubungkannya dengan garis sehingga membentuk RASI BINTANG seperti pada zodiak sekarang ini. Semua itu diciptakan Nimrod, sebagai pemimpin agama Babel, untuk mengetahui kejadian-kejadian masa lalu, memprediksi masa depan, ilmu pengetahuan dan yang terpenting adalah untuk mengetahui kapan Raja/juruselamat/Mesias yang Allah nubuatkan akan lahir.

Menurut Astrologi, konfigurasi benda-benda langit (rasi bintang/zodiak) memiliki energi yang akan mempengaruhi apa yang terjadi di bumi.
Zodiak juga dapat mempengaruhi keadaan dan kejadian di bumi termasuk mempengaruhi jalan hidup/nasib manusia. Sedemikian lengkapnya ahli-ahli astrologi Babel mengamati benda langit akhirnya mereka menemukan bahwa benda-benda langit dan rasi bintang yang mereka petakan ternyata bergerak/bergeser setiap waktu.

Akibat rotasi bumi, revolusi bumi mengelilingi matahari dan sebagainya, maka jika diperhatikan dari bumi maka rasi-rasi  bintang tersebut akan berubah posisinya meskipun sangat sedikit. Jika dihitung maka rasi-rasi tersebut akan bergeser ke rasi lainnya setiap 2100-an tahun.



Mereka menjadikan perhitungan itu menjadi suatu jaman, yaitu jaman astrologi (Astrological age). Nama jaman disesuaikan dengan rasi bintang yang muncul direntang waktu tersebut. Jika rasi bintang Leo yang menghadap ke bumi, maka jaman itu disebut sebagai jaman Leo. Sekitar tahun 1 M hingga sekitar tahun 2100 Masehi, bumi berhadapan dengan rasi bintang Pisces, sehingga masa itu disebut sebagai jaman Pisces. Kini bumi berada di tahun 2000-an yang berarti jaman Pisces akan segera berakhir dan digantikan jaman Aquarius.

Inilah sejarah singkat Astrologi dan jaman Aquarius. Semua bermula dari penyembahan iblis di Babel dan keingintahuan Nimrod akan waktu kedatangan juruselamat dunia, raja sesungguhnya yang akan datang.

Apa yang ditakutkan Nimrod sebenarnya adalah ketakutan iblis/Lucifer yang menguasai diri Nimrod. Iblis takut jika raja tersebut lahir, maka Ia akan mengembalikan hubungan manusia dengan Allah yang benar. Dan itu jugalah yang iblis lakukan saat ini, melalui pesan-pesan terselubung menyongsong jaman Aquarius dalam film, iblis sedang mengaburkan manusia terhadap pemahaman yang benar tentang akhir dari dunia ini.

Semua urutan akhir jaman telah tertulis di dalam Alkitab secara lengkap, namun para elit film yang kebanyakan merupakan penganut Gerakan Jaman Baru mengaburkannya dengan pemahaman akhir jaman versi mereka, yaitu akhir jaman menurut perhitungan astrologi (konsep astronomis Gerakan Jaman Baru). 

Mereka membungkus kepercayaan penyembahan setan di dalam sebuah dunia hiburan yang mengasyikan, film-film dunia banyak mengandung ajaran-ajaran Jaman Baru yang akan menggiring manusia kepada Tatanan Dunia Baru dan penyembahan setan. Dari film-film, orang kini lebih mengenal konsep akhir jaman versi Jaman Baru daripada konsep akhir jaman yang benar seperti yang Alkitab tulis.

Waspadalah! Sebab itu semua tipuan! 
Gerakan Jaman Baru percaya bahwa masyarakat saat ini dipenuhi oleh korupsi, ketidakadilan, penguasa yang lalim, penyimpangan-penyimpangan, dan konspirasi. Mereka percaya bahwa bencana besar yang akan terjadi adalah proses penghancuran kejahatan tersebut dan merupakan proses transformasi dunia ke arah yang positif, yaitu pemurnian dunia kepada jaman yang lebih baik, damai, dan adil.

Hasutan Nimrod
Nama Nimrod memiliki arti "yang berkuasa", dalam bahasa Ibrani biasanya ditulis dengan kata gibbor, yaitu "seorang yang memerintah dengan kekerasan" atau "seorang tirani".

Nimrod dapat dikatakan adalah seorang otoriter yang menggunakan kekuatannya untuk menindas orang-orang dan melawan Allah. Dia menaklukkan suku-suku dengan kekerasan dan membawa manusia pada pemberontakan kepada Allah dengan menghasut orang-orang untuk membangun menara Babel. Ini sama dengan hasutan iblis yang diterima tanpa kita sadari.

Tuhan Yesus melalui perumpamaan lalang (Mat 13:24-30) memperingatkan kita bagaimana orang-orang tanpa sadar telah menjadi anak kegelapan dan menjadi hamba setan.
Orang-orang percaya bukan tidak mengasihi Tuhan, mereka mengasihi Tuhan hanya saja diwaktu yang sama mereka juga mengasihi dunia.

Perlawanan iblis melalui film terhadap Allah sangat terbuka. Iblis sebenarnya sedang melakukan perang terbuka terhadap orang-orang Kristen yang kebanyakan tidak mengetahui mereka sebenarnya ada di tengah-tengah peperangan tersebut.

Kita harus mengetahui posisi kita dan ikut dalam peperangan ini sebelum segalanya terlambat. 

_______________________________________________
Kelahiran Mesias




Source : Buletin Doa Edisi ke-179

Film 1,2,3, 4