Baruch haba b'shem Adonai - Psalm 118:26

Tuesday, June 18, 2013

666 Hand Sign


Jika kita melihat majalah, video klip, konser musik, jumpa pers, hingga malam penghargaan, maka kita akan melihat para artis memberikan isyarat tangan A-Ok (okay) kepada para penonton atau kepada para fotografer saat hendak diambil foto.
Bukan hanya para artis, ternyata para politikus juga terkadang memberikan isyarat tangan (gestures) yang sama disela-sela pidato mereka atau saat berpose untuk pengambilan gambar. Mengapa mereka memperlihatkan isyarat tangan tersebut. Apa yang salah dari isyarat tangan A-Ok, bukankah itu tanda biasa untuk mengatakan okay dalam bahasa isyarat?


A-Ok
A-Ok adalah sebutan lain untuk okay, isyarat ini dilakukan dengan menghubungkan ibu jari dan jari telunjuk membentuk sebuah lingkaran sebagai isyarat untuk huruf "O", sedangkan 3 jari lainnya ke atas tanpa mengandung arti apa-apa. Huruf "O" adalah isyarat atau singkatan dari Ok (okay) yang mengandung arti : Setuju, siap, mau atau baiklah.
Sedangkan istilah A-Ok sendiri baru dikenal/digunakan pada tahun 1961 oleh Angkatan Udara AS, sebab suara "O" dalam pengucapan okay tidak begitu jelas dalam transmisi radio, sehingga disisipkanlah huruf "A" sebelum mengucapkan okay menjadi A-okay atau A-Ok.

A-Ok/okay adalah isyarat penting dalam kehidupan manusia yang aktifitasnya tidak memungkinkan untuk berkomunikasi dengan ucapan, seperti para penyelam, teknisi mesin yang bekerja di tempat yang begitu bising, pilot, nahkoda, olahragawan dan aktifitas-aktifitas lain yang sifatnya berjauhan. Jadi pada dasarnya isyarat tangan yang satu ini tidak ada masalah ataupun memiliki maksud-maksud tersembunyi yang terkandung di dalamnya.

Namun sayang, iblis selalu menggunakan sesuatu yang baik untuk kepentingannya, seperti halnya isyarat tangan A-Ok ini.
Isyarat yang tadinya merupakan isyarat yang membentuk huruf "O" ternyata diubah artinya oleh para pengikut iblis menjadi isyarat rahasia yang membentuk angka "666", angka iblis. Mengapa bisa begitu? Sebab memang isyarat A-Ok menyerupai bentuk 3 tumpukan angka "6". Lihat gambar di bawah :


Angela Mirkel
Isyarat yang tadinya merupakan isyarat okay ini kini menjadi isyarat terselubung yang berarti "isyarat tangan 666" atau "666 hand sign". Ini adalah isyarat tangan okultik, terutama dalam bidang musik dan pemerintahan pengusung Tatanan Dunia Baru. Bukan hanya itu, Isyarat ini ternyata mengandung banyak arti dalam praktek okultisme.

PM Italia Silvio Berlusconi
Tony Blair
Fidel Castro
Bill Clinton
Ronald Reagan
Nicolas Sarkozy
George W Bush
Dalam Freemasonry, lingkaran yang terbentuk dari isyarat ini menunjukkan dewa matahari dan pencarian Mason yang tak pernah berakhir untuk lebih banyak cahaya, selain itu isyarat ini juga dijadikan simbol dari alat kelamin wanita. Di dalam agama Hindu isyarat ini adalah lambang dari "ketidakterbatasan" dan kesempurnaan. Dalam Yoga isyarat ini adalah tanda "ekstasi", spiritual dan fisik.
Dalam Iluminati, isyarat ini berarti "dia menyetujui" yaitu "dia" (tuhan mereka/Lucifer) menyetujui apa yang dilakukan para Iluminatus untuk menyatukan seluruh dunia, arti yang sama seperti kalimat yang terdapat di uang satu dollar AS "Annuit Coeptus" Dia (Lucifer) menyetujui usaha-usaha kita. ("Annuit Coeptus" - He approves our undertaking ) Dan dalam dunia okultisme atau para penyembah setan, 3 jari yang terangkat adalah lambang dari tritunggal tidak kudus, mereka adalah dewa matahari (Lucifer), dewi/ibu bumi (Babel besar) dan Antikris.

666
Mata kita jangan tertuju pada tangan mereka, tapi pada kekuatan jahat yang ada di balik penggunaan isyarat dan simbol-simbol tersebut. 666 bukan angka sembarangan, ini isyarat okultik yang sengaja dilakukan sebagai bukti bahwa iblis berada di balik agenda ketenaran mereka semua.
"Yang penting di sini ialah hikmat : barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam." (Wahyu 13:18)

Dalam terjemahan Bahasa Indonesia sehari-hari kalimat yang ditebalkan berbunyi : "sebab angka itu adalah nama seorang manusia", itu berarti angka 666 adalah nama "seseorang", yang disebut juga "binatang". Binatang adalah sebutan Antikris, jadi seseorang dengan nama 666 yang dimaksud adalah "Antikris".

Jadi, tangan mereka sebenarnya bukan sedang memperlihatkan isyarat tangan A-Ok, melainkan isyarat tangan yang lain yang cukup terselubung artinya, isyarat tersebut adalah isyarat nama Antikris 666.
Apa maksud dari para politisi dan para artis memperlihatkan isyarat 666 :

1. Menyesatkan orang percaya
"...sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang pilihan juga." (Mat 24:24)
Perhatikan sampul cd grup metal Iron Maiden dibawah ini :


Melihat sekilas saja, kita sebagai orang Kristen pasti menolak untuk mendengarkan lagu-lagu cd tersebut, apa lagi untuk membelinya. Dari gambar baphomet (iblis) dan pencantuman angka 666 di cover cd tersebut kita pasti tahu bahwa grup musik itu telah mengikat perjanjian dengan iblis untuk membuat lagu-lagu dan ketenaran mereka. Iblis tahu itu, ia tidak dapat memasuki area anak-anak Tuhan dengan memperlihatkan wujud aslinya, tapi Iblis harus mendapatkan lebih banyak lagi anak-anak Tuhan, oleh sebab itu ia menggunakan cara-cara halus dan terselubung untuk menipu, salah satunya dengan menggunakan pemusik-pemusik non-metal.



GD - High High MV
Tae Yang dengan 666 hand sign
Aya Matsuura
Gerry Haliwell
Penampilan mereka lebih bisa diterima oleh anak-anak Tuhan, padahal simbol-simbol dan isyarat-isyarat tangan yang mereka perlihatkan sebenarnya sama saja seperti simbol-simbol yang diperlihatkan oleh grup2 meta, hanya saja dengan cara-cara terselubung.

2. Menunjukkan siapa dibalik mereka
"...Sebab dari buahnya pohon itu dikenal." (Mat 12:33)


Iblis dan antikris-antikris selalu datang secara terselubung, bahkan Alkitab mengingatkan kita bahwa iblis terkadang datang sebagai malaikat terang (II Kor 11:14). Begitu juga para politisi dan ekonom dunia pengusung Tatanan Dunia Baru, memang mereka datang ke negara-negara di dunia ini dengan mengemukakan pemecahan masalah-masalah global, maksud kedatangan mereka memang terlihat baik, namun disela-sela pidato, terkadang para globalis ini memperlihatkan simbol-simbol, isyarat tangan, hingga kata-kata yang rahasia, seperti salah satunya isyarat tangan A-Ok.

Dari pengertian isyarat tangan A-Ok ini kita mengerti bahwa ternyata isyarat tangan ini merupakan isyarat tangan untuk 666. Ini bukan isyarat biasa, ada kekuatan tersembunyi dibelakang mereka yang mempertunjukkan isyarat tangan apapun bentuknya. Isyarat-isyarat tangan para globalis sebenarnya menunjukkan bahwa mereka datang atas nama Antikris tuan mereka, yaitu datang dengan agenda tersembunyi untuk menyiapkan bangsa-bangsa menjadi SATU, mendirikan tatanan dunia baru dan membawa umat manusia pada pemberontakan kepada Allah.
Demikian juga para artis, mereka harus mau memperlihatkan isyarat tangan 666 ini, sebab mereka telah berhutang banyak pada iblis perihal perjanjian dan dukungan dana bagi ketenaran mereka. Sebagai balasan mereka akan menyanyikan lagu-lagu dimana syair-syairnya mengandung syair rahasia yang akan membawa manusia pada Tatanan Dunia Baru/New Age Movement.

Para politisi dan artis sedang mengemban tugas penting untuk membawa dunia ini pada Tatatan Dunia Baru dibidang mereka masing-masing. Dari mana kita tahu? Dari isyarat-isyarat rahasia yang mereka perlihatkan.

Waspadalah!
Kita tidak akan pernah bisa mengerti rencana Iblis kecuali kita mengerti isyarat-isyarat mereka yang bermakna ganda. Iblis telah menciptakan isyarat-isyarat rahasia dan bermakna ganda untuk menipu dunia ini. Mereka datang seperti malaikat terang, namun sebenarnya bapa mereka adalah iblis, bapa segala kebohongan.
Nabi Yesaya dalam kitabnya menulis :
"Celakalah mereka yang menyebutkan kejahatan itu baik dan kebaikan itu jahat, yang mengubah kegelapan menjadi terang dan terang menjadi kegelapan, yang mengubah pahit menjadi manis dan manis menjadi pahit." (Yes5:20)

Iblis adalah raja penipu, hanya satu cara untuk mengetahui segala kebohongannya, yaitu dengan Firman Tuhan dan Roh Kudus. Tuhan sudah memberikan kita anak-anakNya RohNya yang Kudus sebagai radar peringatan dini untuk mengenali segala kebohongan iblis. Artikel ini bukan untuk menentukan bahwa kita tidak boleh lagi menggunakan isyarat tangan A-Ok/okay dalam aktifitas sehari-hari, tapi tujuan artikel ini adalah untuk menyingkapkan kebohongan iblis sehingga kita mengetahui siapa dibalik dunia musik dan politik dunia.


NWO series : [1], [Great Seal], [2], [Sign of the Horns], [NWO=AZ1], [NWO=AZ2], [3], [4], [5], [6]

Sumber : Buletin Doa Edisi 162/April 2012
Credit : Mr. Victor Sitorus  


Pictures source : http://www.whale.to/b/666_hand_sign.html

Sunday, May 19, 2013

The New World Order - 6


Dunia yang di-SATU-kan
Penyembahan matahari Babel ada di sekitar kita hingga saat ini, dari mulai obelisk, mata satu, segitiga, hingga piramida dapat kita jumpai di kota-kota di seluruh dunia. Dari simbol2 tersebut kita dapat mengerti keberadaan jejak-jejak atau pengaruh Freemason dan Illuminati ada dalam berbagai aspek kehidupan manusia dan negara.
Dengan keberadaan simbol2 penyembahan matahari tersebut, maka dapat dipastikan sebagian besar negara di dunia telah tersentuh oleh agenda Tatanan Dunia Baru, dimana para Mason dan Illuminatus berada dibaliknya.

2. Piramida
Piramida (Baik piramida utuh maupun piramida terpotong dengan mata di atasnya) senantiasa ditemukan di lodge-lodge Freemason, logo-logo Illuminati, bangunan-bangunan pemerintah, tugu-tugu peringatan hingga grup-grup musik.
Pada bangunan dan tugu di berbagai negara, mungkin kita tidak terlalu memperhatikannya, namun itu semua adalah jejak-jejak pengaruh organisasi rahasia pengusung Tatanan Dunia Baru seperti Freemason dan Illuminati. Bangunan-bangunan tersebut ada bukan karena suatu kebetulan.


Arena Pyramid - Memphis, AS
Louvre Pyramid
Eliat IMAX theatre, Eliat, Israel
Piramida adalah bangunan umum di Mesir, piramida merupakan kuburan para raja Mesir. Tapi piramida memiliki arti yang luas, di zaman modern ini piramida merupakan simbol rahasia yang melambangkan penyatuan semua agama. Agama yang dulunya SATU di jaman menara Babel akan di-SATU-kan kembali. Piramida-piramida purba maupun modern yang ditemukan di hampir seluruh negara dunia memiliki keterkaitan.
Piramida2 tersebut dibangun berdasarkan pengaruh penyembahan matahari/Nimrod/Lucifer sewaktu Menara Babel dulu.

Kita sudah tahu arti segitiga sama sisi, yaitu "pintu menuju juruselamat/mesias". Sedangkan piramida terpotong dengan mata satu di atasnya adalah lambang penyatuan segala aspek penting kehidupan dunia. Jadi penggunaan piramida di kota-kota dunia adalah jejak-jejak rahasia para Mason, Iluminatus dan para globalis yang berada di balik berbagai konspirasi, pemerintahan hingga keuangan negara-negara dunia.

Freemason tidak didirikan di AS, namun pusat Freemason kini berada di Washington DC, AS. Anggota terbanyak merka berada di AS, bahkan para pendiri AS kebanyakan merupakan anggota dari Freemason. Itu membuktikan bahwa AS memang didirikan untuk tujuan agenda rahasia Freemason dalam mendirikan Tatanan Dunia Baru. Pecahan uang SATU (ONE) dollar AS adalah bukti dari agenda rahasia tersebut.
ONE adalah semacam kode rahasia untuk SATU pemerintahan dunia. Melalui sinergi keuangan para globalis, organisasi-organisasi rahasia dan kekuatan (super power) AS dalam berbagai bidang sedang membawa suatu Tatanan Dunia Baru. Tidak ada yang dapat menghentikannya agenda mereka. Selain "mereka" terlalu kuat, Alkitab memang telah menubuatkan adanya dunia yang dipersatukan.

3. Segitiga
Segitiga dalam bahasa okultisme melambangkan tritunggal palsu menara Babel. Segitiga ini melambangkan tiga pribadi pemimpin tunggal Babel, yaitu : Lucifer (dewa matahari), Nimrod dan para pendeta Babel.
Tritunggal palsu ini akan bangkit kembali di akhir zaman sebagaimana kebangkitan kembali kerajaan Babel Besar, tokohnya masih sama, hanya sebutannya saja yang berbeda, mereka adalah : Lucifer (naga), Antikris, dan nabi palsu.

 Segitiga ada;ah salah satu simbol penting dalam organisasi Freemason, pada foto diatas terlihat simbol segitiga ditempatkan di atas altar sebuah kuil Mason.

Saat berpose untuk sebuah majalah pun, para pemimpin Mason juga membuat formasi segitiga.

Segitiga dan piramida terpotong adalah lambang dunia yang sedang dipersatukan. Sedangkan segitiga utuh di atas piramida terpotong adalah lambang tritunggal palsu yang akan memerintah dunia yang sudah disatukan tersebut. Tritunggal ini akan menjadi pemimpin politik, agama dan keuangan dunia sekaligus. Segitiga adalah lambang penguasa yang akan datang "sang mesias".
 

Menuju Babel Besar
Menuju dunia yang di-SATU-kan.
Jika kita melihat piramida, Ley line hingga penempatan obelisk di berbagai negara di dunia ini, maka kita mengerti bahwa pemimpin-pemimpin dan pemerintahan-pemerintahan negara sudah berada dibawah pengaruh para globalis, simbol-simbol penyembahan matahari tersebut semacam jejak keberadaan dan pengaruh para pengusung Tatanan Dunia Baru.

Dalam kitab Wahyu, malaikat Tuhan menjelaskan kepada Yohanes tentang kerajaan Babel Besar di akhir jaman ini :
1. Ibu segala pelacur
Pada dahinya tertulis suatu nama yang mempunyai arti rahasia. Nama itu ialah "Babel Yang Besar, ibu segala pelacur dan orang bejat di dunia." (Why 17:5, BIS)


Jika Alkitab menggunakan kata "pelacur" (pengertian secara rohani) maka itu menunjuk kepada penyembahan berhala atau pelacuran bakti (Ul 23:17). Sejak jaman Israel kuno, ketidaksetiaan spiritual dideskripsikan dengan istilah perzinahan dan pelacuran, Babel Besar digambarkan sebagai ibu segala pelacur, itu berarti Babel Besar akan membawa segala bangsa kepada penyembahan berhala Babel.

Negara-negara dunia menyatakan bahwa mereka adalah kaum beragama, namun kenyataannya sangat bertolak belakang, dari jejak-jejak penyembahan berhala yang dapat ditemukan di gedung-gedung pemerintahan mereka membuktikan bahwa penyembahan berhala-lah yang sebenarnya menguasai.

Dengan pengaruh dan keuangannya yang besar, Iblis melalui para globalis membangun situs-situs penyembahan berhala secara rahasia di seluruh dunia. Bagi pemerintahan dunia, mereka tidak peduli apakah bangunan-bangunan yang mereka dirikan merupakan situs penyembahan berhala atau tidak, bagi mereka yang terpenting adalah bantuan keuangan yang diterimanya, mereka terjebak dengan "bantuan", mereka juga mengikat perjanjian dengan organisasi-organisasi rahasia (seperti Freemason dan Illuminati) sehingga pada akhirnya tega menciptakan berbagai kekejian seperti perang, konspirasi, korupsi, eksploitasi alam tanpa batas, penganiayaan terhadap umat Tuhan dan berbagai praktek okultisme yang akhirnya membuat negara-negara menjadi "pelacur" dan "orang bejat di dunia", dimana Babel Besar adalah "ibu" mereka. Dari berbagai pelacuran Babel, akan muncul Antikris, ia akan menghasut penguasa setiap bangsa untuk melakukan dosa dan melawan Allah, seperti telah kita lihat bagaimana para pemimpin negara memperlihatkan isyarat-isyarat
tangan yang menunjukkan penghinaan dan perlawanan terhadap Allah.
Kita tidak bisa pergi kemana saja di dunia ini tanpa menjumpai berbagai bentuk penyembahan berhala. Penyembahan matahari menara Babel telah tersebar ke seluruh dunia dan akan menjadi dasar untuk kembali menyatukan dunia pada Babel Besar.

2. Duduk di atas air
"...Air yang engkau lihat itu, tempat pelacur itu duduk, ialah bangsa-bangsa, rakyat-rakyat, negara-negara dan bahasa-bahasa." (Wahyu 17:15, BIS)
Malaikat Tuhan menjelaskan kepada Yohanes arti dari air dimana wanita itu duduk : itu adalah bangsa-bangsa, rakyat-rakyat, negara-negara dan bahasa-bahasa. Itu berarti Babel Besar merujuk kepada kekuasaan yang mencakup SELURUH umat manusia, bangsa, negara dan bahasa di dunia, tidak ada yang akan terlewat, dan tidak akan ada yang terluput, semua akan berada di bawah kekuasaan Babel Besar dengan Antikris sebagai pemimpinnya.

3. Kota besar

"Dan perempuan yang telah kau lihat itu, adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi." (Wahyu 17:18)
Banyak yang menafsirkan bahwa perempuan itu menggambarkan ibukota kerajaan Antikris, tetapi hal ini tidak mungkin karena Antikris sendiri menguasai raja-raja lain di bumi. Ada juga yang menyebutkan bahwa Babel Besar adalah kebangkitan kembali kota Babel kuno di Irak yang akan menjadi salah satu ibu kota dunia (selain Yerusalem dan kota Roma) pada masa pemerintahan Antikris, tetapi ini juga kemungkinannya sangat kecil, sebab Alkitab sudah menubuatkan bahwa tujuan utama segala sepak terjang Antikris di dunia ini adalah untuk duduk di Bait Allah yang berada di Yerusalem. Alkitab berkata tentang Babel kuno : 
"Hai Babel, ... Tidak ada satu batu pun dari reruntuhanmu yang akan dipakai lagi untuk membangun. Engkau akan menjadi seperti padang gurun untuk selama-lamanya. Aku, Tuhan, telah berbicara." (Yer 51:25-26)

Kota besar Babel (di Irak) tidak akan dibangun kembali. Kota besar yang dimaksud adalah negara-negara dunia yang telah diper-SATU-kan, inilah Babel Besar, kota yang besar seluas dunia ini.


Babel Besar
Tidak ada yang dapat mencegahnya
Babel Besar adalah nama yang diberikan Alkitab untuk tatanan dunia yang dipengaruhi oleh praktek penyembahan berhala yang tampak nyata pada peristiwa-peristiwa di akhir jaman. Sekali dibangun kembali, "Kota Besar Babel" akan menjadi takhta iblis, di satu kota ini hanya akan ada SATU pemerintahan, SATU agama, dan SATU sistem perdagangan dunia ... 666.

Source : Buletin Doa edisi 162/April 2012

NWO series : [1], [Great Seal], [2], [Sign of the Horns], [NWO=AZ1], [NWO=AZ2], [3], [4], [5]

Sunday, April 21, 2013

The New World Order - 5

Menuju Babel Besar
Dulu, di surga Allah memiliki tiga malaikat utama yang melayani-Nya, mereka adalah : Lucifer, Gabriel, dan Mikhael. Dari ketiga malaikat tersebut, Lucifer adalah yang terdekat dalam hal melayani Allah, ia berada diantara kerub di gunung suci Allah yaitu diantara batu-batu permata, dan bertugas sebagai pemuji penyembah Tuhan (Yeh 28:13-15).
Lucifer begitu cantik dan sempurna. Namun karena kesempurnaannya itu, Lucifer akhirnya menjadi sombong dan berniat menyamai Yang Maha tinggi dan hendak duduk di takhta Allah (Yes 14:13), ia ingin disembah seperti Allah oleh segenap ciptaan-Nya termasuk oleh para bintang (malaikat). Namun belum juga niat tersebut terlaksana, Allah lebih dulu mengetahuinya dan segera menghentikan niat Lucifer itu, lalu Allah membuang Lucifer ke bumi dan kehilangan segala semarak kecantikannya menjadi iblis yang sangat buruk.

Sekalipun telah dibuang ke bumi, namun hal tersebut tidak menyurutkan hasrat iblis untuk disembah oleh segenap ciptaan Allah, iblis tetap berusaha sekuat tenaga agar ciptaan-Nya (terutama manusia) berada sepenuhnya dibawah kendalinya, ia ingin duduk di "tempat tinggi" dan disembah oleh SELURUH umat manusia.

Nimrod  
Nama lain Nimrod : Gilgamesh, Baal, Melqart, Adonis, Eshmun, Dumuzi, Dionisus, Bacchus, Orion, Mithra, Apollo, Ra, Tammuz, Osiris

Sedikit demi sedikit iblis menipu manusia dengan berbagai penyembahan berhala yang pada dasarnya adalah penyembahan pada iblis, dan puncaknya adalah pada waktu iblis berhasil menguasai seluruh dunia melalui manusia perkasa di dunia yang bernama Nimrod (Kej 10:9).
Nimrod adalah seorang pemburu yang gagah perkasa di hadapan Tuhan, dalam bahasa Ibrani, nama Nimrod berarti "menentang Tuhan". Pada waktu itu Nimrod membawa seluruh manusia pada penyembahan iblis/Lucifer dengan membuat tatanan dunia yang mutlak dibawah kendalinya, ia menjadi diktator pertama yang memerintah dunia. Bukan hanya itu, iblis melalui Nimrod menjadi pemimpin sekaligus tuhan yang harus disembah oleh seluruh manusia. Untuk mendirikan pusat pemerintahannya, Nimrod membangun apa yang kita kenal sebagai menara Babel.

Ziggurat Ur
 Menara Babel adalah sebuah menara atau kuil yang dibangun menggunakan batu bata bentuk Ziggurat (temple tower), yaitu bangunan berbentuk menara dimana bagian bawahnya lebih besar daripada bagian atasnya hingga menyerupai bentuk kerucut, limas atau piramida. Bangunan ini dibuat untuk tujuan penyembahan matahari (Lucifer/bintang timur) dan meninggikan Nimrod sebagai imam besar dari penyembahan matahari. Nimrod adalah seorang pemimpin besar yang memperkenalkan dirinya sebagai penjelmaan manusia dari dewa matahari.

Ini adalah permulaan dari penyembahan matahari dan penyembahan kaisar/raja, juga sumber dari semua agama penyembahan berhala. Pada saat itu, semua orang berbicara dalam SATU bahasa, SATU pemerintahan, SATU agama, dan SATU pemimpin yang sekaligus pemimpin agama dan politik.

Inti dari membangun menara Babel adalah membangun "menara yang puncaknya sampai ke langit" (Kej 11:3). Kata "langit" dalam ayat tersebut sebenarnya terjemahan dari kata "Surga" atau "Heaven", yaitu tempat dimana Allah bertakhta. Menara Babel adalah bentuk baru dari pemberontakan lama iblis yang bercita-cita untuk duduk di takhta Allah (Yes 14:13) dan kehausan iblis untuk disembah oleh seluruh umat manusia.
Babel berasal dari kata "Bab-ilu" yang berarti "gate of god".

Ketika Nimrod mati, istrinya, Semiramis (yang juga adalah ibu dari Nimrod), mengklaim bahwa ia dihamili oleh dewa matahari (Nimrod) dan menghasilkan anak yang diberi nama Tamus.
Semiramis memberitahu orang-orang bahwa Tamus adalah reinkarnasi dari Nimrod. Seperti kita ketahui bahwa Nimrod adalah titisan tuhan/dewa matahari maka Semiramis menganggap bahwa ia adalah ibu dari tuhan, sehingga akhirnya ia dan Tamus disembah sebagai pemujaan ibu-anak. Semiramis akhirnya dikenal sebagai ratu surga, ibu dari tuhan. Sedangkan Nimrod dikenal sebagai dewa matahari.

Rencana pendirian menara Babel ini menarik perhatian Allah, sehingga Allah turun ke bumi untuk melihat rencana besar iblis tersebut. Melihat rencana pemberontakan iblis yang akan menyeret seluruh umat manusia kepada penyembahan berhala, maka Tuhan mengakhiri mimpi iblis ini dengan mengacaukan bahasa penduduk Babel dan memaksa orang-orang Babel terpencar ke seluruh dunia seturut kesamaan bahasa baru mereka masing-masing.
Di tempat-tempat yang baru, penduduk bumi akhirnya membentuk kerajaan-kerajaan dan peradaban baru, namun demikian, penyembahan matahari yang diturunkan Nimrod dan penyembahan ratu surga yang diturunkan Semiramis tetap diteruskan sebagai penyembahan berhala yang berpengaruh bagi kerajaan-kerajaan penggantinya. Nama-namanya diubah sesuai dengan bahasa-bahasa baru yang diucapkan, dan ada adaptasi-adaptasi penyembahan setempat, tetapi pada dasarnya itu adalah penyembahan matahari yang sama yang dimulai oleh Nimrod.

Penyembahan matahari dan ibu anak ini begitu mendarah daging dalam diri setiap manusia, saat manusia mendirikan negara, kota, kerajaan atau kelompok baru maka dapat dipastikan penyembahan matahari tetap ada sekalipun dengan nama dan praktik-praktik yang berbeda. Babel mewakili ibu rohani dari agama-agama penyembahan berhala.


Piramid Giza-Mesir
Piramid Maya
Piramid Cina
Piramid Cestius-Roma
Mesir adalah peradaban yang sangat mewarisi penyembahan berhala menara Babel, dari mulai piramid, obeliks hingga ley line jalan-jalan Mesir merupakan sarana penyembahan matahari. Di Mesir dewa matahari dikenal sebagai Osiris.

Babel sebenarnya terus hidup disepanjang sejarah manusia, menanti saat yang tepat untuk kembali muncul dengan persiapan yang lebih matang sehingga tidak perlu menemui kegagalan lagi.
Alkitab menulis dalam kitab Wahyu bahwa untuk beberapa saat Antikris dan nabi palsunya akan berhasil mendirikan "menara Babel", mereka akan menyatukan lagi umat manusia yang telah diserakkan Tuhan dengan mendirikan SATU sistem penyembahan politik, ekonomi dan agama di akhir zaman.

Yohanes menulis dalam kitab Wahyu tentang sistem Babel ini dengan kata-kata : Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia : "Babel Besar, Ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi." (Wahyu 17:5)


Birkat Hachama - Tiberias 8 April 2009
Penyembahan matahari IsraelIsrael sebagai bangsa pilihan Allah juga tidak luput dari penyembahan matahari. Sedikit demi sedikit iblis memasukkan kembali sistem Babel kepada kehidupan orang-orang Israel. Mereka akhirnya kembali kembali ke penyembahan Nimrod, ratu surga (Yer 7:18), menyembah Tamus (Yeh 8:14) dan menyembah matahari (Baal).
"Kemudian dibawa-Nya aku ke pelataran dalam rumah Tuhan; sungguh, dekat jalan masuk ke bait Tuhan, di antara balai Bait Suci dan mezbah ada kira-kira dua puluh lima orang laki-laki, yang membelakangi bait Tuhan dan menghadap ke sebelah timur sambil sujud pada matahari di sebelah timur."(Yeh 8:16)

Hingga saat ini, penyembahan matahari oleh bangsa Israel masih berlangsung, orang Yahudi memiliki hari besar bernama Birkat Hachama atau "Blessing of the sun" yang dilaksanakan setiap 28 tahun sekali berdasarkan perputaran agung matahari (machzor gadol). Birkat Hachama paling terakhir dilaksanakan pada 8 April 2009 (14 Nisan 5769) yang lalu, itu berarti akan diperingati kembali pada tanggal 8 April 2037 (23 Nisan 5797) yang akan datang.


Jerusalem
Galilea
Budapes - Hungaria
Birkat Hachama di dekat Dome of the Rock, bagian Barat Tembok Ratapan.

Penyembahan Babel dan penyembahan matahari merajalela diantara orang-orang Israel, entah apa pikiran mereka, orang Israel telah menggantikan penyembahan kepada Allah yang benar kepada penyembahan berhala.
Obelisk adalah lambang dari dewa matahari/Baal /Nimrod.

Iblis menipu dan "menggunakan" bangsa Israel
Iblis punya rencana besar, dengan tipuan dan jebakan, ia sedang menipu miliaran orang di bumi termasuk umat pilihan-Nya Israel. Bangsa Israel yang seharusnya menjadi berkat bagi bangsa-bangsa telah tertipu dan menjadi perusak bangsa-bangsa. Mengapa? Karena sebagian besar orang Israel tidak memiliki dasar yang kuat, mereka telah menyimpang dari Firman Tuhan yang benar, dan iblis melihat hal ini sebagai kesempatan untuk menggunakan mereka sebagai kaki tangannya dalam mewujudkan rencana besarnya di akhir zaman.

Umat yang sudah ditarik Tuhan keluar dari Babel kini ditarik kembali kepada "sistem Babel" (penyembahan berhala) dan menjadi wakil iblis untuk membangun Babel Besar/Tatanan Dunia Baru. Mereka kini menghalalkan segala cara untuk mewujudkan Tatanan Dunia Baru tersebut. Dengan pengaruh dan keuangannya yang tak terbatas mereka dapat mengatur seluruh dunia dan menciptakan berbagai konspirasi tingkat tinggi yang tujuan utamanya adalah mendirikan Tatanan Dunia Baru.
Padahal, setelah iblis berhasil mendirikan Babel Besar kelak, ia akan menghianati orang Israel, ia akan berusaha memusnahkan semua orang Yahudi dengan penganiayaan dan pembunuhan yang sangat kejam seperti belum pernah terjadi dan tidak akan pernah terjadi lagi di bumi ini (Dan 9:27) dan barulah Israel akan menyadari bahwa tatanan dunia dan kedatangan mesias yang telah dipersiapkannya itu adalah kesalahan besar.

Siapa yang dapat menghentikan Yehuda?
Akhir sepak terjang orang Yehuda sebenarnya sudah dinubuatkan oleh Yakub (Israel) saat ia memberkati Yehuda. Yakub berkata :
"Yehuda adalah seperti anak singa: setelah menerkam, engkau naik ke suatu tempat yang tinggi, hai anakku; ia meniarap dan berbaring seperti singa jantan atau seperti singa betina; siapakah yang berani membangunkannya?
Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa
." (Kej 49:9-10)

Dalam terjemahan Ibrani, kata-kata "sampai dia datang yang berhak atasnya" ditulis : "sampai datang Syiloh". Kata Syiloh (Shiloh, Ing) berarti Silo dalam bahasa Indonesia. Silo adalah sebuah kota di Efraim sebelah utara Betel (I Sam 1:3).
Namun dalam bahasa Ibrani, kata Syiloh berarti : Ketenangan, sentosa, orang yang suka damai, pembawa damai, perdamaian atau manusia damai, yang kesemuanya merupakan gelar untuk Mesias. Jadi suku Yehuda akan tetap menjadi pemimpin bangsa Israel (dengan menghasilkan raja-raja mereka) sampai kelak datang Mesias yang akan menjadi akhir kepemimpinan Yehuda.

Nubuat tersebut sudah digenapi, yaitu setelah Syiloh datang, pada waktu kelahiran Yesus Kristus, maka pada tahun 70 M Yehuda dan Yerusalem dihancurkan oleh Romawi. Semua tongkat kerajaan telah meninggalkan Yehuda. Namun yang menjadi masalah adalah sebagian besar keturunan Yehuda (dan seluruh Israel) tidak mengakui Yesus sebagai Mesias mereka. Mereka menolak Yesus.

Orang Yehuda dan sebagian besar orang Israel masih menantikan Mesias/Syiloh. Lalu Syiloh manakah yang akan menghentikan mereka? Antikris, sebagai mesias palsu yang akan menghentikan sepak terjang Yehuda di akhir zaman. Hanya antikris yang sanggup menghentikan orang-orang Yahudi/Yehuda.
Antikris akan datang seperti layaknya Mesias sungguhan, ia datang membawa damai bagi seluruh dunia (digambarkan sebagai penunggang kuda putih, Why 6:1-2), Antikris akan dikenal sebagai manusia damai (Syiloh) di tengah-tengah dunia yang kacau balau, ia akan menyelesaikan masalah-masalah ekonomi global, ia akan menyelamatkan dunia dari krisis sehingga pada akhirnya seluruh dunia akan melihat bahwa ia adalah Mesias yang telah ditunggu-tunggu.

Antikris
Orang-orang Israel/Yehuda juga akan tunduk kepada Antikris, sebab ia akan mendamaikan Israel dengan musuh-musuhnya, ia akan membantu orang Yahudi membangun Bait Allah III, ia juga akan menjadi penengah penyelesaian masalah batas-batas wilayah Israel dan penolong Israel di tengah antisemitisme yang meningkat di akhir jaman, sehingga mereka akan menyangka bahwa inilah Mesias Israel yang telah lama dinubuatkan kedatangannya. Selain pembawa damai, Antikris juga sangat berkuasa, ia datang dengan berbagai tanda ajaib sehingga orang-orang Yahudi berkuasa sekalipun akan tunduk kepadanya.
Inilah Syiloh gadungan yang akan menghentikan sepak terjang orang-orang Yehuda.

Antikris adalah pribadi yang ditentukan Tuhan untuk menghentikan tindak-tanduk sebagian besar orang Yahudi yang telah merusak dunia ini dan menolak-Nya. Yehezkiel pernah menulis perkataan Tuhan :
"Puing, puing, puing akan Kujadikan dia! Inipun tidak akan tetap. Sampai ia datang yang berhak atasnya, dan kepadanya akan Kuberikan itu."(Yeh 21:27)

Dia disini adalah kota Yerusalem, ibu kota Israel, pusat dunia. Seseorang telah dipilih untuk menghukum kejahatan Israel, dialah Antikris. Awalnya ia akan datang menolong Israel dengan suatu ikatan perjanjian yang kuat (Yes 28:15), dan sebagai balasan Israel akan menyerahkan seluruh kedaulatan negaranya kepada Antikris. Kemudian Israel akan menjadi anak emas Antikris untuk beberapa saat, ia akan membantu pemulangan semua orang Israel, Antikris akan membangun kembali dan mengembalikan Yerusalem sebagai milik Israel dan membangun Bait Allah III. Namun tanpa disadari, ini adalah puncak penghukuman Tuhan terhadap Israel, ditengah-tengah masa perjanjian antara Antikris dengan Israel, Antikris akan menghianati perjanjian tersebut, yang tadinya penolong kini akan membinasakan Israel.

Antikris menolong Israel bukan karena ia simpati terhadap orang Yahudi, namun karena ia berkepentingan atas Yerusalem, ia telah lama mengincar Bait Allah III di Yerusalem sebagai takhtanya untuk menyamai Yang Maha Tinggi dan akan disembah oleh seluruh manusia. Dua pertiga orang Israel akan mati dalam penghianatan ini (Zak 13:8), sisanya akan diuji sampai didapati orang-orang Israel yang sungguh-sungguh bertobat yang akan Tuhan selamatkan.
"Tetapi Aku akan menyayangi kaum Yehuda dan menyelamatkan mereka demi Tuhan, Allah mereka..." (Hosea 1:7a)
"Sesudah itu orang Israel akan berbalik dan akan mencari Tuhan, Allah mereka, dan Daud, raja mereka. Mereka akan datang dengan gemetar kepada Tuhan dan kepada kebaikan-Nya pada hari-hari yang terakhir."(Hosea 3:5)

Kesimpulannya,
Tatanan Dunia Baru adalah persiapan dunia menuju masa Pemerintahan Antikris di akhir zaman. Ini merupakan salah satu tanda profetik kedatangan Tuhan yang kedua yang terdiri dari Satu Pemerintahan Dunia dan Satu Pemimpin Dunia. Lambang-lambang dalam simbol Tatanan Dunia Baru/The Great Seal mewakili segala persiapan mesianik dunia, yaitu persiapan antikris-antikris untuk menyambut mesias mereka, Antikris.

"Mata Satu" dalam segitiga adalah yang paling menentukan, itu adalah simbol dari mata Lucifer di akhir zaman yang duduk di tingkatan paling atas dari Babel Besar, iblis percaya bahwa ia pada akhirnya akan mencapai tujuannya untuk disembah seperti Yang Maha Tinggi (Yes 14:12-14), mengawasi seluruh dunia dan disembah oleh seluruh umat manusia.
"yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah."(II Tes 2:4)
Obelisk Map
Simbol-simbol penyembahan matahari/Nimrod/Lucifer di berbagai kota dunia

1. ObeliskPengaruh antikris-antikris dalam mempersiapkan Tatanan Dunia Baru sudah mendunia, yang mempromosikan Tatanan Dunia Baru bukan lagi monopoli orang-orang Yehuda, melainkan sudah dilakukan oleh seluruh bangsa, mereka adalah orang-orang berpengaruh, pemimpin politik, pemimpin agama hingga para publik figur.
Salah satu contoh simbol penyembahan matahari adalah tugu Obelisk. Tugu penyembahan matahari ini hampir ada di setiap negara di dunia ini, ditempatkan di titik-titik pusat kota atau pusat pemerintahan di dalam Ley Line (jalan-jalan kota yang membentuk jalur-jalur yang menghasilkan simbol-simbol rahasia).

Luxor - Mesir
London
Kebanyakan Obelisk yang ada adalah tugu buatan peradaban modern, namun beberapa lagi merupakan obelisk asli yang didatangkan langsung dari Mesir, seperti obelisk Place de la Concorde di Paris.
 
Peradaban Mesir kuno setidaknya meninggalkan 30 tugu Obelisk, tujung diantaranya masih berada di Mesir hingga saat ini, 13 Obelisk yang lain berada di berbagai kota di Roma, sedangkan 10 Obelisk sisanya berada di berbagai kota di dunia seperti : Paris, London, New York, Istambul, Florence, urbino (Italia), Catania (Sisilia), Wimborne (Inggris), Arles (Perancis) dan Caesarea (Israel).

Obelisk adalah sebuah tugu/monumen tinggi, ramping, bersisi empat dimana pada bagian puncaknya berbentuk piramida.  Obelisk purbakala biasanya terbuat dari monolit solid atau batu tunggal, sedangkan obelisk modern dibangun dari batu dan memiliki ruangan di dalamnya.

Roma
Obelisk adalah sarana penyembahan matahari, dimana pada bagian puncaknya sebagai patokan posisi matahari. Mengingat penempatan Obelisk Mesir dan Obelisk buatan tidak sembarangan, melainkan ditempatkan di pusat-pusat pemerintahan, di ibukota atau kota besar, dan di dalam formasi ley line rahasia, maka dapat dipastikan pembuatan/penempatan Obelisk tersebut bukan suatu kebetulan semata. Ini merupakan salah satu jejak bahwa para globalis telah menguasai seluruh dunia, mereka ada di negara manapun dan siap menyatukan negara-negara mereka untuk mendirikan Tatanan Dunia Baru.
Prinsipnya masih sama, yaitu penyembahan matahari/Lucifer.

Sultan Ahmed Obelisk-Istambul, Turki
Vatican

Washington DC-USA
Penyembahan Matahari
Bangunan-bangunan, tugu-tugu peringatan, jalan-jalan (Ley Lines) hingga kolam di pusat pemerintahan AS, Washington DC  dibangun berdasarkan garis-garis yang sangat presisi menghadap matahari, persis seperti Ley Line pada bangunan-bangunan penyembahan matahari Mesir. Jika kita berada di Lincoln Memorial, maka jika kita menghadap tepat ke arah Timur (arah umum matahari terbit) dan akan menemukan garis lurus ke arah Obelisk dan Capitol Building.

Berhubung Washington DC berada sangat jauh dari garis khatulistiwa, maka matahari tidak terbit tepat di arah Timur, namun setiap tanggal 4 Juli tiap tahun (tanggal kemerdekaan AS) maka sinar matahari akan menyentuh ujung Obelisk di tepi sungai dan membuat Capitol Building dan Jefferson Memorial seolah bersatu dengan matahari. Ini karena Washington DC dibangun oleh para Mason yang juga ahli astronomi.
Lalu, jika musim dingin tiba maka titik balik matahari akan berada di posisi kuning (tgl 21 Desember), matahari tepat berada di atas sungai Potomac. Ketika ketinggian matahari setinggi Obelisk maka akan menghubungkan Lincoln Memorial dengan Jefferson Memorial.

Credit to : Mr. Victor Sitorus
Source : Buletin Doa 161/Maret 2012


NWO series : [1], [Great Seal], [2], [Sign of the Horns], [NWO=AZ1], [NWO=AZ2], [3], [4]



Pustaka :
Dwight L.Kinman (2002), "Diktator Dunia Yang Terakhir", Revival Publishing House
Ralph Woodrow (1981), "Babylon, Mistery Religion", Ralph Woodrow Evangelistic Association, Inc
Richard Brooker, DR. (2010), "Akhir dari segalanya sudah dekat, Apakah Anda siap?", Light Publishing.
Wikipedia